Breaking News:

Berita Surabaya

Tiga UPN Luncurkan Program Pelatihan Dasar Militer Komponen Cadangan-Bela Negara

UPN 'Veteran Jawa Timur, UPN 'Veteran' Yogyakarta dan UPN 'Veteran' Jakarta meluncurkan program Pelatihan Dasar Militer Komponen Cadangan Bela Negara

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Yoni Iskandar
ahmad Zaimul Haq/suraya
Dirjen PodhanKemhan Mayjend. TNI Dadang Hendra Yudha, Rektor UPN Jakarta Erna Hernawati, Rektor UPN Yogyakarta Irhas Effendi, Dirjen Dikti Kemendikbud Nizam, dan Rektor UPN Surabaya Ahmad Fauzi, hadir dalam peluncuran Komponen Cadangan (Komcad) di Gedung Kuliah Bersama, UPN, Surabaya, Jumat (23/4/2021). Kegiatan tersebut untuk memupuk rasa nasionalisme dikalangan generasi milenial. 

Reporter : Sulvi Sofia | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM,SURABAYA - UPN 'Veteran Jawa Timur, UPN 'Veteran' Yogyakarta dan UPN 'Veteran' Jakarta meluncurkan program Pelatihan Dasar Militer Komponen Cadangan Bela Negara Indonesia (Latsarmil Komcad-Bela Negara).

Rektor UPN “Veteran” Jawa Timur Prof Akhmad Fauzi menjelaskan program ini sebagai bagian dari kurikulum Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MB-KM) oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang tertuang dalam Permendikbud No 3 Tahun 2020.

“Dalam program ini, mahasiswa diberi kesempatan untuk belajar di luar kampus selama dua semester dimana kegiatan tersebut diakui oleh perguruan tinggi sebagai bagian dari kurikulum masing-masing prodi,”, ujar Akhmad Fauzi usai peluncuran program di Auditorium Widya Mwat Yasa lantai 6 di Gedung Kuliah Bersama UPN “Veteran” Jawa Timur, Jumat (23/4/2021).

Pembelajaran dalamProgram (Latsarmil Komcad-Bela Negara) Pendidikan yang dikemas dalam Kurikulum Pelatihan Dasar Militer Komponen Cadangan.

Baca juga: Sejumlah Pemuda Diciduk Satlantas Polres Ponorogo Saat Balap Liar Jelang Sahur dan Buka Puasa

Baca juga: Harga Daging Ayam di Tuban Mulai Naik Hingga 5 Ribu Perkilo, Diperkirakan Meroket Mendekati Lebaran

Baca juga: Ustaz Abdul Somad Dikabarkan Akan Nikah Habis Lebaran, Calon Istrinya Gadis Usia 19 Asal Jombang

Dengan lama pendidikan dilakukan selama 12 minggu atau setara dengan 600 Jam Pelajaran.

Program Pelatihan Komponen Cadangan-Bela Negara dilaksanakan di Satuan atau Lembaga Pendidikan TNI.

"Saat ini sedang kami susun materi dan kurikulumnya untuk bisa diambil mahasiswa semester yiga dan lima. Kalau selama ini latsarmil sudah diterapkan juga dalam mata kuliah bela negara, tapi masih di lingkup kampus sendiri,"urainya.

Dirjen Pothan Kemhan Mayjen TNI Dadang Hendrayudha, yng juga hadir dalam peluncuran ini mengungkapkan keikutsertaan warga negara dalam usaha bela negara bisa melalui pendidikan kewarganegaraan.

Sementara pelatihan dasar kemiliteran secara wajib bagi calon Komcad yang telah memenuhi syarat, pengabdian sebagai Tentara Nasional Indonesia secara sukarela atau wajib, dan pengabdian sesuai profesi.

“Sesuai dengan Sistem Pendidikan Nasional, mulai dari SD sampai dengan mahasiswa, lingkungan pekerjaan TNI, Polri, pegawai negeri semua melakukan bela negara. Menjadi Komcad bukan wajib, tetapi sukarela, nanti kalau sudah mendaftar kemudian lulus dan memenuhi syarat, wajib untuk mengikuti militer dasar," kata Dadang.

Rektor UPN V Jakarta, Irhas Effendi menambahkn program Latsarmil Komcad dilatari oleh beberapa hal, antara lain untuk penguatan semangat bela Negara.

"Kami menargetkan masing-masing program studi nantinya mengirimkan 25 sampai 50 mahasiswa atau mahasiswinya. Misi yang paling penting dari program ini adalah membangun nasionalisme," pungkasnya kepada TribunJatim.com.

Berita tentang   UPN

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved