Breaking News:

Kapal Selam Nanggala Hilang

Viral Video Anak Kru KRI Nanggala 402 Larang Ayahnya Pergi, Seakan Punya Firasat, Pintu Dikunci

Sebuah video merekam momen seorang anak balita diduga berjenis kelamin laki-laki tampak bersenda gurau dengan seorang pria berpakaian hitam.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM/istimewa
Tangkapan layar IG @airmenzone Jumat (23/4/2021), Lettu Laut (P) Imam Adi bersama anaknya berinisial A 

Sejak kecil ia telah bercita-cita sebagai perwira TNI AL. Demi menggapai keinginannya itu, Imam bahkan rela tak melanjutkan pendidikan tingginya di Universitas Brawijaya, Malang.

Ayahanda Lettu Laut (P) Imam Adi, Edy mengaku, anak pertamanya itu sempat mengirimkan kabar mengenai keberangkatannya berlayar dengan KRI Nanggala 402, pada Senin (19/4/2021) sore. 

Tepat, dua hari sebelum sebelum kapal selam berjuluk 'Monster Laut' yang dinaiki anaknya beserta 52 orang lainnya itu, dikabarkan hilang komunikasi (lost contact) di perairan laut sis utara Pulau Bali.

Melalui pesan singkat, ungkap Abah Edy sapaannya, bahwa anaknya itu berpamitan untuk pergi bertugas, sekaligus minta didoakan agar lancar dan selamat selama menjalankan misi di dalam kapal.

"Setiap kali akan pergi tugas, dia (Lettu Imam Adi) selalu memberi kabar, baik itu melalui pesan singkat atau telepon. Isinya ya minta doa agar selamat dan lancar," katanya saat ditemui TribunJatim.com, di kediamannya, Semare, Kraton, Pasuruan, Jumat (23/4/2021).

Sekadar diketahui, hingga Jumat (24/4/2021) malam, belum ada kepastian hasil proses pencarian dari tim penyelamat, terkait kapal selam KRI Nanggala 402 yang dikabarkan hilang kontak di perairan sisi utara Pulau Bali, Rabu (21/4/2021) sekitar pukul 03.00 WIB, kemarin.

KRI Nanggala 402 semula ikut dalam skenario latihan penembakan yang rencananya dihadiri Panglima TNI dan Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana Yudho Margono.

Namun akhirnya rencana keberangkatan tersebut batal seiring perisitiwa hilangnya KRI Nanggala.

Kapal selam buatan Jerman tahun 1978 itu diperkirakan hilang di perairan sekitar 60 mil atau sekitar 95 kilometer dari utara Pulau Bali.

Diduga, KRI Nanggala berada di palung di kedalaman 700 meter perairan laut Bali. Dalam upaya pencarian kapal selam tersebut, Indonesia kini telah meminta bantuan dua negara sahabat, yakni Singapura dan Australia.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved