Breaking News:

Kapal Selam KRI Nanggala 402 Tenggelam

Doa Bersama untuk Awak KRI Nanggala 402, Danlal Banyuwangi Eros: Semoga Allah Memberikan Mukzijat

Pemkab Banyuwangi bersama santi dan Danlanal Letkol Laut (P) Eros Wasis gelar doa untuk awak kapal selam KRI Nanggala 402.

Penulis: Haorrahman
Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM/HAORRAHMAN
Doa bersama di Banyuwangi, untuk keselamatan awak kapal selam KRI Nanggala 402. 

Doa bersama tersebut juga dihadiri Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Banyuwangi Letkol Laut (P) Eros Wasis.

Baca juga: BERITA TERPOPULER JATIM: KSAL Nyatakan KRI Nanggala Tenggelam - Doa Maia untuk Kru KRI Nanggala 402

Baca juga: Semoga Awak KRI Nanggala 402 Selamat, Diberi Keselamatan, Doa Wali Kota Pasuruan Gus Ipul

Ia memaparkan tentang perkembangan terkini KRI Nanggala 402 mengutip hasil konferensi pers Panglima Angkatan Laut Republik Indonesia.

"Hingga saat ini belum ada kabar tentang keberadaan para awak. Secara teknis ketersediaan oksigen di dalam kapal bisa bertahan 72 hingga 100 jam. Jika 72 jam, maka habis dini hari tadi. Namun, jika sampai 100 jam bisa bertahan hingga besok," papar Danlanal yang baru menjabat di Banyuwangi sejak 19 April lalu.

Imbuhnya, "Oleh karena itu, kami meminta kepada seluruh bangsa Indonesia untuk mendoakan para teman-teman kami. Semoga Allah memberikan mukzijat-Nya."

Pada kesempatan tersebut, Danlanal juga mengapresiasi kesigapan Forkompinda Banyuwangi dalam membantu segala hal terkait proses pencarian KRI Nanggala 402.

"Terima kasih atas segala bantuannya. Semoga sinergitas ini terus terjaga," harapnya.

Doa bersama sendiri dipimpin langsung oleh Pengasuh Pesantren Mabadiul Ihsan, KH Masykur.

Selain itu, juga diisi dengan tausiyah oleh Habib Husein bin Ali Assegaf.

Dalam tausiyahnya, beliau menyebutkan semua yang terjadi di dunia ini atas kehendak Allah SWT. Tak terkecuali tenggelamnya kapal yang berjuluk monster laut tersebut.

"Apapun yang terjadi pada kapal tersebut serta seluruh awaknya adalah takdir dari Allah. Pasti ada hikmahnya," terangnya.

"Jika ditakdirkan oleh Allah SWT, para awak tersebut harus pulang keharibaan-Nya, semoga diterima sebagai para syuhada. Hamba yang wafat sebagai seorang syahid," pungkasnya.

Berita tentang KRI Nanggala 402

Berita tentang Banyuwangi

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved