Breaking News:

Berita Malang

Otak-atik Rumah Bantuan Gempa Bumi, Dulu Rumah Sederhana Sekarang Rumah Tumbuh

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang merubah total spesifikasi bangunan bantuan rumah kepada korban terdampak gempa bumi di wilayahnya

TribunJatim.com/ Erwin Wicaksono
Bantuan untuk rumah terdampak gempa di Malang 

Reporter: Erwin Wicaksono | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang merubah total spesifikasi bangunan bantuan rumah kepada korban terdampak gempa bumi di wilayahnya.

Konsep bangunan bernama rumah tumbuh digaungkan Pemkab Malang baru-baru ini.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat menjelaskan konsep rumah tumbuh yang akan menyatu dengan rumah induk milik korban bencana.

"Sebelumnya rumah sederhana, sekarang tidak jadi.  Kami akan buat desain lagi. Kalau kemarin sudah peletakan batu pertama tinggal fondasinya dan bagaimana rumah tumbuh itu bisa menyatu dengan rumah induk,” ujar Wahyu ketika dikonfirmasi.

Baca juga: Indomatrik Sebut Pilpres 2024 Potensi Diikuti 3 Paslon, Prabowo-Puan Teratas, Siapa Jadi Lawannya? 

Kata Wahyu, konsep rumah tumbuh tidak menelan biaya yang besar bila dibandingkan dengan rumah sederhana sebelumnya.

Dulu Pemkab Malang menggaungkan perbaikan rumah sederhana sebesar Rp 14 juta hingga Rp 25 juta. Kini, nilainya cukup jauh dari yang pernah ditetapkan. Dananya pun dihimpun dari berbagai donatur dengan beberapa skema yang diatur sedemikian rupa oleh Pemkab Malang.

“Rumah tumbuh ini secara pendanaan berbeda. Ini (rumah tumbuh) dari donatur, beberapa dari dana siap pakai BPBD Kabupaten Malang lalu kami tambah dari BTT.  Setiap rumah tumbuh membutuhkan dana Rp10 juta per rumah,” kata pria yang pernah menjabat sebagai Kepala DPKPCK Kabupaten Malang ini.

Menurut Wahyu, jumlah rumah tumbuh yang akan dibangun mencapai 300 unit rumah. Jika dikalkulasi butuh estimasi dana sekitar Rp 300 juta.

"Jika rata-rata per rumah ada 3 orang maka akan ada 300 rumah tumbuh. Kami akan alokasikan di beberapa kecamatan di Kabupaten Malang yang terdampak,” ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved