Breaking News:

Ramadan 2021

Larangan Mudik, Bupati Trenggalek Instruksikan Camat, Kades, Hingga Satgas Desa Lakukan Pendekatan

Tiga pilar di Kabupaten Trenggalek bakal memaksimalkan diri dalam menjalankan aturan larangan mudik Lebaran 2021.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Yoni Iskandar
Surya/Aflahul Abidin
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin memimpin Apel Pengamanan Lebaran, Senin (26/4/2021). 

Reporter : Aflahul Abidin | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Tiga pilar di Kabupaten Trenggalek bakal memaksimalkan diri dalam menjalankan aturan larangan mudik Lebaran 2021.

Seperti yang tertuang dalam Surat Edaran (SE) 13/2021 dari Satgas Covid-19, larangan mudik ini akan berlaku 6-17 Mei 2021. Aturan itu ditambah dengan pengetatan sesuai addendum atas SE tersebut, yakni pada 22 April – 5 Mei dan 18-24 Mei 2021.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan para camat, kepala desa, dan satgas desa untuk melakukan pendekatan ke keluarga-keluarga yang ada di Trenggalek.

Keluarga yang dimaksud khususnya mereka yang anggota keluarganya sedang berada di luar kota atau bahkan luar negeri.

“Instruksi larangan mudik sudah jelas. Kami harapkan seluruh pihak untuk bisa mengimbau masyarakat untuk menunda mudik, demi keselamatan keluarga di rumah,” kata Bupati yang akrab disapa Mas Ipin itu, saat memimpin Apel Pengamanan Lebaran, Senin (26/4/2021).

Baca juga: Berapa Besar Zakat Fitrah yang Harus Dibayar? Cek Cara Hitung Kata Baznas, Beserta Golongan Penerima

Baca juga: Bolehkah Wanita Itikaf di Masjid 10 Hari Terakhir Ramadan? Berikut Hukumnya, Ada 3 Syarat Penting

Baca juga: Suasana Rumah Duka Kolonel Harry Setyawan di Sidoarjo, Malam Tadi Dikunjungi Menhan Prabowo

Menurut Mas Ipin, memilih tak mudik atau menunda mudik berarti juga menjaga keluarga di rumah.

Mobilitas warga ketika musim mudik di kampung halaman dikhawatirkan dapat memunculkan risiko terhadap penularan Covid-19.

“Larangan ini sebagai upaya pemerintah untuk mencegah terjadinya gelombang penyebaran Covid-19 baru di Tanah Air. Termasuk di Trenggalek,” sambung Mas Ipin.

Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring mengatakan, Kabupaten Trenggalek termasuk daerah yang sukses menekan risiko penularan Covid-19 dari aktivitas mudik tahun lalu.

Maka, ia berharap, hal serupa juga dapat berjalan untuk Lebaran tahun ini.

Ia juga meminta jajarannya untuk terus mengampanyekan larangan mudik. Baik oleh personil di pusat kota, hingga desa-desa.

“Hasil dari semua ini tak akan lepas dari peran serta kerja keras semua pihak,” ungkap Doni Aflahul Abidin.

Ia mengatakan, personilnya bakal melakukan penyekatan di beberapa titik ketika larangan mudik mulai berjalan. Penyekatan itu antara lain di perbatasan Trenggalek-Ponorogo dan Trenggalek-Pacitan.

Berita tentang Kabupaten Trenggalek

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved