Breaking News:

Berita Pasuruan

Manfaatkan Medsos, Cara AW Explore Masakan Khas Pasuruan

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan Andri Wahyudi memiliki cara tersendiri untuk explore masakan khas Pasuruan.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Yoni Iskandar
(Surya/Galih Lintartika)
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan AW saat buka bersama. 

Reporter : Galih Lintartika | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan Andri Wahyudi memiliki cara tersendiri untuk explore masakan khas Pasuruan.

Pria yang akrab disapa AW ini memanfaatkan media sosial (medsos) untuk bisa lebih mengenal masakan - masakan Pasuruan. Ia membuat sayembara.

Beberapa waktu lalu, ia meminta netizen di akun pribadinya untuk memposting masakan khas wilayah Pasuruan dan dengan hastag #bukanersamaAW.

Postingan netizen yang menarik akan dipilih AW sebagai tempat untuk berbagi dan berbuka bersama. Ana, salah satu netizen, warga Desa Klinter Kecamatan Kejayan menyita perhatian AW.

Karena itu, rumah netizen yang berada di wilayah pedesaan dipilih sebagai tempat berbuka bersama AW, Minggu (25/4/2021).

Baca juga: KRI Nanggala Tenggelam, Mensos Risma Santuni 53 Prajurit yang Dinyatakan Gugur

Baca juga: Menhan Prabowo Temui Keluarga Dansatsel Harry, Jamin Beasiswa Semua Anak hingga Kuliah

Baca juga: Fakta-fakta Dugaan Kondisi Asli KRI Nanggala 402, Kapal Tak Blackout, Ada Keretakan saat Tenggelam

“Makanan yang saya posting ada pecek terong, urap-urap, sayur daim kelor, tahu tempe dan sambel serta pepesan ikan. Ini makanan khas orang desa,” kata Ana.

Ia mengaku cukup senang kedatangan AW untuk berbuka bersama di rumahnya. Selama ini ia hanya mengetahui sosok AW dari media sosial.

“Pak AW sangat aktif di media sosial. Ketika ada tawaran ajakan berbuka puasa bersama, saya sengaja ikut dan memposting menu makanan daerah. Alhamdullillah saya terpilih dan berkesempatan berbuka bersama,” kata Ana.

AW, mengatakan, respon netizen cukup antusias. Beragam makanan khas disajikan dan dipotsting di media sosial dengan tagar #bukanersamaAW.

"Ini juga salah satu upaya untuk lebih dekat dengan masyarakat Pasuruan. Saya bisa menjalin silaturahmi melalui acara buka bersama di bulan penuh berkah dan kebaikan ini," tambah dia kepada TribunJatim.com.

Di sisi lain, ia juga mengaku, ini adalah upaya untuk menyerap aspirasi masyarakat. Selain mencicipi masakan, ia juga mengajak Ana untuk diskusi.

Berita tentang Pemkab Pasuruan

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved