Breaking News:

Berit Nganjuk

Tiga Pelaku Jambret Spesialis Handphone di Nganjuk Dibekuk Polisi, Simak Kronologis Lengkapnya

Tiga orang pelaku jambret dibekuk unit Resmob Polres Nganjuk. Ketiganya, YY (24) warga Desa Sumberkepuh Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk, RDP

istimewa
ilustrasi jambret di Nganjuk 

Reporter: Achmad Amru Muiz | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Tiga orang pelaku jambret dibekuk unit Resmob Polres Nganjuk. Ketiganya, YY (24) warga Desa Sumberkepuh Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk, RDP (14) asal Kecamatan Kertosono (dibawah umur), dan ADC (24) warga Desa Pelem Kecamatan Kertosono Kabupaten Nganjuk.

Kasubag Humas Polres Nganjuk, Iptu Supriyanto menjelaskan,  ditangkapnya ketiga pelaku berdasar  laporan Sintia Retno Damayanti (21) warga Desa Tegaron Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk ke Polsek Warujayeng. Laporan tersebut langsung dilakukan tindak lanjut Unit Reskrim Polsek Warujayeng berkoordinasi dengan Resmob Polres Nganjuk.

"Tim Resmob melalui penyelidikan dapat mengetahui pelaku dan mengamankan salah satu pelaku dan mengembang pada dua pelaku lainnya,” kata Supriyanto, Senin (26/4/2021).

Baca juga: Korban Penusukan oleh Trainer Gym di Surabaya Meninggal, Pembullyan Jadi Latar Belakang Pelaku

Dalam pemeriksaan kepada tersangka, dikatakan Supriyanto,  tersangka YY menjalankan aksinya bersama RDP dan ADC, warga Kertosono. Mereka melakukan aksi jambret di lima tempat kejadian perkara (TKP) wilayah hukum Polres Nganjuk. Dan tercatat ada empat korban yang telah melapor sesuai TKP tersebut.

Lima TKP itu, menurut Supriyanto,  tersangka YY bersama RDP menjambret di utara Hotel Sinta menggasak ponsel Oppo 11 Pro dan dijual melalui facebook.  Selanjutnya bersama ADC beraksi di depan Pasar Baru Kertosono, berhasil menggasak ponsel Xiomi Redmi 8. Kemudian di wilayah Desa Kudu Kecamatan Kertosono, bersama RDP menjambret ponsel Oppo F11.

"TKP lainya ada di wilayah Prambon, dan terakhir di Wates Warujayeng Nganjuk dengan menjambret dompet berisi uang tunai Rp 300 ribu,” ucap Supriyanto.

Atas perbuatan melakukan aksi Jambret tersebut, tambah Supriyanto, para tersangka jambret terancam dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.

"Mereka diancam hukuman penjara hingga 9 tahun," tutur Supriyanto. (aru/Achmad Amru Muiz) 

Kumpulan berita Nganjuk terkini
 

--

Penulis: Achmad Amru Muiz
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved