Breaking News:

Kapal Selam KRI Nanggala 402 Tenggelam

Pesan Terakhir Lettu Anang Sebelum Gugur Bersama KRI Nanggala 402, Ingatkan Ibunda Lebaran di Rumah

Lettu Laut (T) Anang Sutriatno menjadi satu diantara 53 orang kru kapal selam KRI Nanggala 402 yang tenggelam di perairan sisi utara Pulau Bali....

tribun/luhurPambudi
Dokumentasi milik anggota keluarga, Lettu Laut (T) Anang Sutriatno yang tinggal di Banyu Urip Wetan IV-G, RT 08, RW 07, Sawahan, Surabaya. 

"Saya tahu sejak dia kecil, kan tinggal di sini, orangnya baik, enggak pernah punya kasus kenakalan apa-apa. Kalau ke sini, selalu salat jamaah di Masjid Baitu Ilmin," ujar Gari seraya mengarahkan telunjuk tangan kanannya ke arah masjid dua lantai di seberang gang permukiman.

Sekadar diketahui, empat hari pascadikabarkan hilang dan dalam target operasi pencarian, Kapal Selam KRI Nanggala 402 yang hilang di perairan laut sis utara Pulau Bali, pada Sabtu (24/4/2021), statusnya telah dinaikkan yang sebelumnya submiss (hilang kontak) menjadi subsunk (tenggelam).

Penetapan status kapal selam KRI Nanggala 402 menjadi tenggelam dilakukan setelah TNI menemukan sejumlah bukti autentik.

Berdasarkan bukti autentik yang ditemukan itu, memberi isyarat posisi KRI Nanggala 402 dalam posisi tenggelam. Antara lain pelusur tabung torpedo, pembungkus pipa pendingin, dan botol oranye yang biasa digunakan sebagai pelumas periskop kapal selam.

Ada juga bukti lain, yakni sajadah untuk salat dan spon untuk menahan panas pada presroom. Dua perlengkapan itu biasa digunakan oleh ABK Nanggala.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Ndaru Wijayanto
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved