Penusukan Pria di Surabaya

Terjawab Awal Konflik Trainer Gym Tusuk Pria di Surabaya, 1 Kalimat Korban Jadi Puncak Emosi Pelaku

Dihadapan media, Aren sempat meminta maaf kepada keluarga korban, Fardy Candra (46) warga Gembong Sawah Surabaya,yang dihabisinya di halaman depan

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Firman Rachmanudin
Trainer gym pelaku penusukan di Surabaya 

Bukannya meminta maaf, korban kemudian merasa tidak terima dengan Aren karena terus melihatinya.

Ia kemudian sempat turun dari lantai dua dan membeli pisau di Superindo yang tak jauh dari lokasi.

Pisau itu disimpan Aren di dalam tas miliknya dan diletakkan dalam loker.

"Setelah itu saya tidak langsung menggunakan pisau itu. Saya simpan dulu. Saya datangi Fardy untuk bicara baik-baik," terangnya.

Aren kemudian menyampaikan kepada Fardy agar tidak membullynya lagi.

"Saya bilang baik-baik. Fardy, saya pesan sama kamu terkahir kali. Saya minta tolong jaga mulutmu tutup mulutmu. Jangan bully saya lagi," ucapnya menirukan pesannya kepada Fardy.

Setelah itu, Aren pergi ke loker dan mengambil pisau yang sudah dibelinya dan diselipkan di pinggangnya.

Tak lama, Fardy yang ada didalam mobil membuka kacanya dan merasa tak terima dengan omongan Aren.

"Fardy buka kaca bilang, kenapa kamu lihat - lihat. Negara ini negara hukum. Lihat saja, kamu sama keluargamu akan saya habisi," terangnya.

Seketika mendengar kalimat ancaman itu, Aren yang sudah menyelipkan pisau itu langsung saja mencabutnya dan menarik korban dari dalam mobil.

Seketika amarah Aren tak terbendung hingga menghujamkan pisau dapur yang dibelinya seharga 28 ribu itu ke tubuh Fardy.

Fardy tergeletak dengan puluhan luka tusuk. Darah terus mengucur hingga Fardy meregang nyawa.

Kapolsek Sukolilo, Kompol Subiyantana menyebutkan hasil visum luar dokter menyebut ada 17 luka tusukan di tubuh korban.

Yang paling parah, adalah tusukan punggung sebelah kiri yang tembus hingga ke jantung, paru-parunya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved