Breaking News:

Berita Gresik

Bupati Gresik Gus Yani Minta Kepala Desa Perkuat PPKM Mikro dengan Libatkan RT dan RW

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengajak seluruh Kades untuk memperkuat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro dengan lebih

Willy Abraham/Tribunjatim
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani menyampaikan sambutan kepada para kepala desa dan lurah di halaman Kantor Bupati Gresik, Rabu (28/4/2021). 

Reporter : Willy abraham | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengajak seluruh Kades untuk memperkuat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro dengan lebih melibatkan para ketua RT dan RW. PPKM jilid VI ini harus lebih efektif.

Ajakan orang nomor satu di Kabupaten Gresik ini disampaikan kepada seluruh Kepala Desa dan Kelurahan se-Kabupaten Gresik saat Rapat Koordinasi Pelaksanaan dan evaluasi PPKM Mikro di Kabupaten Gresik. Rapat tatap muka itu berlangsung Di Halaman Parkir Belakang Kantor Bupati Gresik Rabu (28/4/2021).

Hal ini sebagai menindaklanjuti kebijakan terkait peniadaan mudik yang telah ditetapkan melalui Addendum Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 itu diteken oleh Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo pada 21 April 2021.

Pada kegiatan tersebut, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah serta seluruh anggota Forkopimda Gresik dan para Kepala OPD turut mendampingi Bupati.

Gus Yani menekankan kepada para Kepala Desa untuk meningkatkan peran serta RT dan RW dalam melaksanakan PPKM di tingkat Desa. Bahkan Bupati memerintahakan agar menggunakan Sebagian dana desa untuk kegiatan penanggulangan Covid-19.

Baca juga: Safari Ramadhan di Benjeng, Bupati Gresik dan Wakil Bupati Gresik Bicara Kali Lamong

“Tidak mungkin kita mengerahkan RT dan RW untuk kegiatan PPKM mikro ini kalau dana desa tidak mendanai. silahkan beli masker, hand sanitizer, desinfektan bahkan pulsa untuk Ketua RT dan RW untuk kebutuhan koordinasi,” kata bupati.

Penitik beratan peran RT RW ini sangat penting. Menurut Gus Yani, yang paling tahu tentang warga adalah RT dan RW. Dia lebih tahu warga yang pulang mudik dan warga yang menjadi pekerja migran. Bagaimana dia mau melaporkan ke pemerintah desa kalau tidak diberi pulsa.

“Silahkan anda para Kepala Desa dan Camat harus berinovasi, bagaimana covid itu bisa tertanggulangi tapi pertumbuhan ekonomi di desa harus jalan,” tandas Gus Yani kepada TribunJatim.com.

Tentang pengamanan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang mudik ke Gresik. Bupati mengingatkan akhir-akhir ini frekuensinya makin besar. Dia menyatakan, Sebelum ke Gresik para PMI sudah diamankan sejak kedatangan di Bandara oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Halaman
12
Penulis: Willy Abraham
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved