Breaking News:

Berita Kota Pasuruan

Gus Ipul Minta PKK dan Bidan Bantu Tangani Masalah Perempuan dan Anak di Kota Pasuruan

Wali Kota Gus Ipul meminta PKK dan bidan untuk membantu menangani masalah perempuan dan anak di Kota Pasuruan.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Wali Kota Pasuruan Gus Ipul ketika bersama Ketua PKK Kota Pasuruan Fatma Saifullah Yusuf menerima kunjungan pengurus IBI Kota Pasuruan, Rabu (28/4/2021). 

Reporter: Galih Lintartika | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf meminta Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Fatma Foundation ajak Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ikut mensukseskan program pemerintah dalam menangani masalah perempuan dan anak.

“Ada beberapa isu yang bisa dikerjakan bareng antara PKK, Fatma Foundation serta IBI,” kata wali kota yang akrab disapa Gus Ipul itu ketika bersama Ketua PKK Kota Pasuruan Fatma Saifullah Yusuf menerima kunjungan pengurus IBI Kota Pasuruan, Rabu (28/4/2021).

Beberapa hal yang bisa dikerjasamakan di antaranya membantu pemerintah dalam menangani stunting, tumbuh kembang anak, deteksi dini kanker, baik servick maupun kanker payudara.

Sementara itu, Fatma Saifullah Yusuf mengungkapkan, dalam waktu dekat yang bisa dikerjasamakan adalah tes IVA atau tes visual dengan asam asetat.

IVA adalah salah satu pemeriksaan yang dapat dilakukan untuk memastikan kanker serviks pada seseorang.

“Kebetulan Fatma Foundation memiliki bus pelayanan, jadi bisa berkeliling melakukan pelayanan,” kata Fatma.

Bus Fatma Foundation sendiri didesain sebagai bus pelayanan kesehatan dan memiliki dua bilik pemeriksaan, lengkap dengan 2 kursi obgyn dan alat kesehatan.

Baca juga: Khofifah Resmikan Unit Hemodialisa RSSA Malang, Gadang Jadi Center of Excellent Pengobatan Ginjal

Dengan bantuan para bidan, maka pelayanan dipastikan akan lebih menyeluruh.

Wakil Ketua I IBI Kota Pasuruan, Sri Armawati mengatakan, jumlah bidan di Kota Pasuruan yang teregister mencapai 250 orang.

“Mereka tersebar 100 orang di puskesmas dan 70 bidan di rumah sakit. Ada juga yang di swasta,” kata Sri Armawati.

Berita tentang Kota Pasuruan

Berita tentang Jawa Timur

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved