Breaking News:

Berita Malang

Covid-19 Belum Habis, Wali Kota Malang Ajak Warganya Tetap Memakai Masker dan Disiplin Prokes

Belum selesainya pandemi Covid-19 menjadi topik pembahasan Wali Kota Malang, Sutiaji saat memberikan tauziah dalam safari ramadan hari ke-4 di Masjid

TribunJatim.com/ Rifky Edgar
Wali Kota Malang, Sutiaji bersama Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko saat hadir dalam kegiatan safari ramadan hari keempat di Masjid Jami' Al Fattah, Mergosono Kota Malang, (29/4). -- 

Reporter: Rifky Edgar | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Belum selesainya pandemi Covid-19 menjadi topik pembahasan Wali Kota Malang, Sutiaji saat memberikan tauziah dalam safari ramadan hari ke-4 di Masjid Jami' Al Fattah, Mergosono Kota Malang pada Kamis (29/4).

Orang nomor satu di Kota Malang itu meminta masyarakat agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, dengan memakai masker dan menjaga jarak.

Karena kasus Covid-19 di dunia saat ini tak lagi melandai. Setelah terjadi gelombang kasus Covid-19 besar-besaran yang terjadi di India.

"Sebenarnya kita ini diingatkan oleh Allah SWT. Kita tak boleh sombong. Kita harus menahan diri. Karena tujuan utama puasa adalah menahan. Menahan makan, menahan nafsu dan menahan semuanya," ucap Sutiaji dihadapan puluhan jamaah yang hadir.

Sutiaji pun juga mengapresiasi para jamaah yang hadir dalam safari ramadan yang tetap memakai masker dan menerapkan jaga jarak saat beribadah.

Baca juga: Banner Larangan Mudik Lebaran 2021 Dipasang di Tiap Desa di Nganjuk, Ingatkan Covid-19 Masih Ada

Apresiasi tersebut disampaikan Sutiaji, mengingat Mergosono pernah menerapkan lockdown lokal pada tahun 2020 lalu.

Karena pada saat itu terdapat puluhan warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 dari klaster keluarga.

"Masyarakat sudah mulai sadar akan prokes. Mereka mulai belajar dari lockdown lokal yang dulu pernah diterapkan di sini. Bahkan ada teman saya ustadz di sini juga kena tapi sekarang sembuh. Alhamdulillah saat ini cukup bagus. Dan puasa mengajarkan kita untuk bisa menahan diri," ucapnya.

Pada awal pandemi Covid-19, Sutiaji menceritakan, sebagai kepala daerah dia memperkirakan Covid-19 bakal selesai hanya dalam beberapa bulan.

Halaman
12
Penulis: Rifki Edgar
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved