Breaking News:

Berita Lamongan

Jembatan Darurat Dibangun, Warga 3 Dusun di Putatkumpul Lamongan Tidak Lagi Memutar

Warga tiga dusun di Lamongan Jawa Timur kini bisa bernafas lega. Jika sebelumnya harus memutar sejauh 2 km untuk keluar kampung

surya/Hanif Manshuri
Pembangunan jembatan darurat dikebut untuk meringankan warga agar tidak lagi memutar hingga 2 km untuk keluar desa, Kamis (29/4/2021) 

Penulis : Hanif Manshuri | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Warga tiga dusun di Lamongan Jawa Timur kini bisa bernafas lega. Jika sebelumnya harus memutar sejauh 2 km untuk keluar kampung karena jembatan desa ambrol, kini tidak lagi.

Pasalnya, pihak Desa Putatkumpul, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan kini telah membangun jembatan darurat yang bisa dimanfaatkan warga.
Jembatan darurat dibangun di reruntuhan jembatan lama dengan menggunakan batu uruk.

"Ya, dibangun jembatan darurat oleh Dinas PU Bina Marga yang gotong royong bersama BPBD Lamongan dan masyarakat Desa Putatkumpul, Kecamatan Turi," kata Kasi Tanggap darurat BPBD Lamongan Muslimin pada kepada Surya.co.id (Tribunjatim.com grup) Kamis (29/4/2021).

Muslimin mengungkapkan, jembatan darurat tersebut didirikan di sisi jembatan lama yang ambrol dengan cara menimbunnya menggunakan batu uruk.

Pembangunan dengan cara menimbun batu di reruntuhan jembatan lama ini, menurut Muslimin, tidak mengganggu aliran sungai karena hanya satu sisi jembatan saja yang ditimbun sementara sisi lainnya masih bisa digunakan.

"Itu yang diurug sisi yang patah, untuk sisi satunya masih aman jadi aliran sungai tidak terganggu," ujarnya.

Pembuatan jembatan darurat, terang Muslimin, dilakukan untuk menindaklanjuti jembatan yang sebelumnya putus karena diduga tak kuat menahan beban karena sering dilewati truk yang mengangkut material bangunan. Untuk pembangunan kembali jembatan secara permanen, Muslimin mengaku akan diusulkan.

Baca juga: Jembatan Penghubung 3 Dusun di Lamongan Ambrol, Warga Harus Memutar Jauh

"Jembatan tersebut putus diduga karena tak kuat menahan beban karena sering dilewati truk yang mengangkut material bangunan," jelasnya kepada TribunJatim.com.

Seperti diberitakan sebelumnya, jembatan penghubung antar dusun di Desa Putatkumpul, Kecamatan Turi ambrol pada Selasa lalu (27/4/2021).

Jembatan ini adalah jembatan penghubung antar 3 dusun yang ada di Desa Putatkumpul. Dan ambrolnya jembatan ini membuat warga 3 dusun yang ada di Desa Putatkumpul harus memutar sejauh lebih kurang 2 km untuk keluar.

Berita tentang Jembatan

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved