Breaking News:

Berita Ponorogo

Polsek Sampung Ponorogo Musnahkan Bahan Peledak Jenis Serbuk Petasan, Satu Orang Diamankan

Polsek Sampung Ponorogo musnahkan bahan peledak jenis serbuk petasan, polisi amankan Krisna Mukti sebagai tersangka transaksi jual beli serbuk petasan

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Polsek Sampung, Ponorogo memusnahkan bahan peledak jenis serbuk petasan, di petak 34 RPH Sampung BKPH Sampung KPH Madiun, Desa/Kecamatan Sampung, Kamis (28/4/2021). 

Reporter: Sofyan Arif Candra | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Polsek Sampung, Ponorogo memusnahkan bahan peledak jenis serbuk petasan, Kamis (28/4/2021).

Serbuk petasan ini merupakan hasil penangkapan Unit Reskrim Polsek Sampung jelang bulan Ramadan 2021 lalu.

Pemusnahan tersebut dipimpin Kapolsek Sampung, Iptu Marsono bertempat di petak 34 RPH Sampung BKPH Sampung KPH Madiun, Desa/Kecamatan Sampung.

"Kita musnahkan 4 (empat) kilogram serbuk petasan, 23 (dua puluh tiga) bungkus pupuk KCLO 3, 3 (tiga) kilogram belerang powder, 3 (tiga) kilogram aluminium powder/serbuk brown dan 11 (sebelas) bendel sumbu petasan," kata Marsono.

Polsek Sampung juga mengamankan Krisna Mukti sebagai tersangka pelaku transaksi jual beli serbuk petasan.

Penangkapan Krisna berawal saat anggota Reskrim Polsek Sampung pada Kamis (1/4/2021) pukul 18.00 WIB mendapatkan informasi adanya transaksi jual beli serbuk petasan di seputaran SPBU Desa Karangwaluh.

"Setelah petugas melakukan penyelidikan sekira pukul 20.00 WIB, petugas berhasil mengamankan pelaku beserta barang buktinya," ungkap Marsono.

Marsono menjelaskan, penangkapan dan pemusnahan barang bukti tersebut berkaitan dengan pasal 1 ayat 1 UU darurat RI nomor 12 tahun 1951.

Baca juga: Fakta Ledakan Petasan Maut di Ponorogo, Ada Indikasi Iuran Pemuda Hingga Korban Mantan TKI Korea

Warga Ponorogo sendiri baru saja digegerkan dengan tewasnya kakak beradik Sunardi (23) dan Samuri (21), Selasa (27/4/2021) lalu.

Kakak beradik tersebut tewas setelah terkena ledakan petasan yang sedang mereka racik di rumahnya di Desa Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Ponorogo.

Ironisnya, tubuh Sunardi tak lagi utuh setelah terkena ledakan petasan tersebut.

Bagian kakinya hancur dan tercecer di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) ledakan.

Berita tentang Ponorogo

Berita tentang Jawa Timur

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved