Breaking News:

Berita Kota Malang

Sutiaji Ajak Seluruh OPD Pemkot Malang Turunkan Angka Stunting: Disesuaikan Kerja Masing-masing

Sutiaji mengajak seluruh OPD Pemkot Malang untuk bersinergi turunkan angka stunting: Disesuaikan dengan kerja masing-masing.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM/HUMAS PEMKOT MALANG
Wali Kota Malang, Sutiaji saat menjadi keynote speaker menjelaskan tentang stunting dalam kegiatan yang berlangsung di Hotel Atria Kota Malang, Kamis (29/4/2021). 

Reporter: Rifki Edgar | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Tingginya angka stunting di Kota Malang membuat Pemerintah Kota Malang terus berupaya dalam menurunkan angka stunting.

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi dalam jangka waktu yang lama, terutama dalam 1.000 hari pertama kehidupan (HPK).

Upaya yang bakal dilakukan oleh Pemkot Malang ialah dengan mengajak segenap organisasi perangkat daerah (OPD) agar terlibat langsung dalam penurunan angka stunting.

Instruksi tersebut disampaikan oleh Wali Kota Malang, Sutiaji dalam acara Rembuk Stunting di Hotel Atria Kota Malang pada Kamis (29/4/2021).

"Jadi nanti disesuaikan dengan kerja di OPD masing-masing yang di-breakdown dalam RKPD. Nanti harus linier dan sejalan untuk penurunan angka stunting," ucapnya.

Dengan melibatkan seluruh OPD tersebut, diharapkan nanti dapat menguatkan ketersediaan asupan gizi bagi seluruh masyarakat di Kota Malang.

Di mana Dinas Kesehatan Kota Malang tetap menjadi leader di depan untuk zero stunting. Sementara OPD yang lain tetap diharuskan untuk mengikutinya.

"Contoh kerjanya nanti seperti di Dinas Ketahanan Pangan, harus berkaitan dengan ketersediaan pangan. Terus Dinas Sosial bagaimana Program Keluarga Harapan (PKH) ini jangan sampai terlambat bantuan yang diterimanya. Jadi disesuaikan dengan tugas masing-masing OPD," ucapnya.

Berdasarkan data yang dimiliki oleh Dinkes Kota Malang, sejak tahun 2018 lalu, Pemkot Malang telah fokus ke dalam zero stunting.

Baca juga: 2.901 Anak di Tulungagung Menderita Stunting, Pemkab Anggarkan Lebih dari Rp 300 M untuk Penanganan

Halaman
12
Penulis: Rifki Edgar
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved