Breaking News:

Berita Nganjuk

Wujudkan Pengelolaan Keuangan yang Akuntabel, Dinas PMD Nganjuk Intensif Bina Pendamping Desa

Untuk mewujudkan pengelolaan keuangan desa yang akuntabel, Dinas PMD Nganjuk intensif bina operator dan pendamping desa.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Plt Kepala Dinas PMD Kabupaten Nganjuk, Abdul Wakid saat memberikan pemaparan tentang pengelolaan keuangan desa yang baik dan akuntabel, 2021. 

Reporter: Achmad Amru Muiz | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Nganjuk intensif gelar pembinaan pelatihan keuangan desa.

Hal itu sebagai upaya untuk mewujudkan pengelolaan keuangan desa yang baik dan akuntabel.

Plt Kepala Dinas PMD Kabupaten Nganjuk, Abdul Wakid mengatakan, pada kegiatan tersebut, dilakukan pembahasan tentang tata cara pengelolaan keuangan desa sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 113 tahun 2014. Di mana disebutkan setiap pengelolaan keuangan desa harus bisa tertib dan disiplin dalam setiap pengeluaran anggaran. Serta harus sesuai dengan kebutuhan masyarakat dengan tujuan untuk kemakmuran desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Tentunya melalui latihan anggaran desa maka kesalahan bisa dihindari, supaya tepat waktu dalam penyerapan anggaran, dan pada saat ada kegiatan terkait dengan keuangan dapat berjalan lancar,” kata Abdul Wakid, Kamis (29/4/2021).

Sementara salah satu pembina pelatihan keuangan desa, Noordian menambahkan, Sistem Pengelolaan Keuangan Desa atau SISKEUDES harus dilakukan dengan tepat. Baik teori maupun praktik langsung termasuk tata cara mengelola dana yang masuk ke desa harus dilakukan dengan benar tanpa kesalahan.

Baca juga: Tampung Persoalan THR Lebaran 2021, Disnakerkop UM Kabupaten Nganjuk Buka Posko Pengaduan

Hal ini, menurut Noordian, SISKEUDES sebagai bentuk komitmen dari pemerintah daerah dalam mendukung secara nyata tata kelola pemerintahan desa yang baik dan akuntabel.

"Untuk itu, diharapkan operator keuangan desa dan pendamping desa harus dapat memahami keuangan desa melalui aplikasi digital. Serta dapat menggunakan SISKEUDES dengan benar. Dengan demikian pengelolaan keuangan bersumber dana desa ataupun anggaran dana desa bisa menjadi lebih baik, tepat, transparan dan bersinergi dengan program pemerintah pusat," tutur Noordian yang juga Lurah Payaman Nganjuk tersebut.

Berita tentang Kabupaten Nganjuk

Berita tentang Jawa Timur

Penulis: Achmad Amru Muiz
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved