Breaking News:

Berita Surabaya

Belum Dapat Vaksin, Jasa Tukar Uang Baru di Surabaya Andalkan 3M Agar Tidak Tertular Covid-19

Belum meratanya program vaksinasi Covid-19 membuat para jasa penukar uang baru di Surabaya terus dibayangi rasa takut tertular virus Covid-19.

Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Ndaru Wijayanto
tribunjatim/fikri
Yuli (41) nampak tengah menggunakan hand sanitizer. Yuli adalah satu dari sekian banyak pedagang yang menawarkan jasa penukaran uang baru dadakan di Kota Pahlawan Surabaya, tepatnya di Jalan Mayjen Sungkono. 

Reporter: Fikri Firmansyah I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Belum meratanya program vaksinasi Covid-19 membuat para jasa penukar uang baru di Surabaya terus dibayangi rasa takut tertular virus Covid-19.

Seperti misalnya yang dirasakan oleh Yuli (41).

Yuli adalah satu dari sekian banyak pedagang yang menawarkan jasa penukaran uang baru dadakan di Kota Pahlawan.

"Kalo rasa takut tetap ada, apalagi belum dapat vaksin," ujar Yuli kepada TribunJatim.com, di Jalan Mayjen Sungkono Surabaya, Jumat (30/4/21).

Untuk menghilangkan rasa takut tertular Covid-19, Yuli lebih memilih memakai jurus protokol kesehatan yang ketat, seperti menerapkan 3M.

"Saya selalu menerapkan 3M mas, seperti memakai masker, sering pakai hand sanitizer dan jaga jarak," kata ibu satu anak itu.

Hal yang senada juga dikatakan pedagang uang baru lainnnya, Ahmad Rosi (27).

Rosi mengatakan dirinya tidak pernah melepas masker selama menawarkan jasa penukaran uang baru di Jalan Mayjen Sungkono ini.

"Saya belum dapat vaksin. Rasa takut tertular Covid-19 pasti ada. Oleh karenanya saya tidak perna melepas masker dan juga sesering mungkin pakai hand sanitizer. Terlebih uang kan benda yang dirasa cepat menyalurkan virus," tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved