Breaking News:

Berita Sidoarjo

61 Orang Berebut Jadi Direksi PDAM Sidoarjo, Sejumlah Pihak Desak Rekrutmen Digelar Transparan

61 orang berebut jadi direksi PDAM Sidoarjo, sejumlah pihak pun mendesak rekrutmen bisa digelar benar-benar bersih dan transparan.

ISTIMEWA via Surya
Ilustrasi PDAM Delta Tirta Sidoarjo - 61 Orang Berebut Jadi Direksi PDAM Sidoarjo, Sejumlah Pihak Desak Rekrutmen Digelar Bersih dan Transparan. 

Reporter: M Taufik | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Sedikitnya sudah ada 61 orang yang mendaftarkan diri dalam rekrutmen calon Direksi PDAM Delta Tirta Sidoarjo.

Mereka berasal dari berbagai kalangan.

Rinciannya, ada 10 orang mendaftar sebagai Direktur Utama, 13 orang daftar Direktur Operasional, sementara pendaftar Direktur Pelayanan ada 22 orang, serta Direktur Administrasi dan Keuangan 14 orang. Selain itu ada pendaftar tanpa keterangan sebanyak 2 orang.

"Hari ini terakhir pendaftaran, sampai sekitar pukul 15.00 WIB, terhitung ada 61 orang pendaftar," kata Ketua Panitia Seleksi Direksi PDAM dari Pemkab Sidoarjo, Ainur Rohman, Jumat (30/4/2021).

Setelah mendaftar, proses penjaringan akan dilanjutkan seleksi administrasi yang dijadwalkan digelar hari Minggu besok. Kemudian proses lain, sampai mengerucut ada pemenang atau pihak terpilih dalam rekrutmen direksi PDAM Sidoarjo. 

Sejumlah pihak mendesak agar rekrutmen digelar transparan dan benar-benar bersih agar menghasilkan direksi yang bisa membawa PDAM Sidoarjo lebih maju, serta lebih baik dalam melayani kebutuhan warga.

Ketua panitia khusus (pansus) DPRD Sidoarjo untuk raperda perubahan nama PDAM Delta Tirta, Choirul Hidayat, juga mewanti-wanti agar tidak ada main-main kepentingan dalam rekrutmen ini. Apalagi jabatan Direksi PDAM disebut-sebut cukup prestisius.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia di Sidoarjo Baru 28 Persen, Dinkes Masih Tunggu Kiriman Vaksin

Menurut Hidayat, pansus sebenarnya sangat berharap agar legislatif dilibatkan saat pembentukan panitia seleksi untuk perekrutan jajaran direksi PDAM. Dan hal itu sebenarnya juga sudah tertuang dalam draft raperda yang saat ini sedang dalam tahapan finalisasi. 

"Sayangnya belum sempat disahkan raperdanya, malah sudah dibuka perekrutannya. Jadi ya kami tidak bisa apa-apa sekarang," kata politisi PDIP tersebut.

Halaman
12
Penulis: M Taufik
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved