Breaking News:

Apotek Online Lifepack

Sering Disalahartikan Masyarakat, Yuk Pahami Apa Itu Mental Illness dan Penanganannya

Sering disalahartikan masyarakat, yuk pahami apa itu mental illness atau penyakit mental serta bagaimana penanganannya.

Editor: Dwi Prastika
Freepik by freepik
Ilustrasi mental illness atau penyakit mental 

TRIBUNJATIM.COM - Mental illness adalah kondisi gangguan jiwa atau psikis yang berdampak pada kehidupan penderitanya. Dampak yang diberikan dari mental illness bisa mempengaruhi keadaan mental, jiwa, dan kesehatan fisik penderitanya.

Dalam sesi Ngobrol Bareng Jovee “Mental Illness with dr Falla Adinda” di kanal Youtube Jovee, dr Falla Adinda mengajak kita untuk lebih memahami apa itu mental illness dan penanganannya serta persepsi yang salah di masyarakat akan penyakit mental ini. Simak ringkasannya di artikel berikut ini.

Mengenal Apa Itu Mental Illness

Mental illness merupakan gangguan jiwa yang bisa membuat seseorang memiliki emosi yang tidak stabil. Orang yang mengidap kondisi ini biasanya akan terasa terganggu dalam mengerjakan aktivitasnya sehari-hari. Kondisi ini bisa dipicu oleh faktor traumatik atau penyebab stres (stresor) yang terjadi secara gradual atau repetitif.

Hal yang dapat terlihat dari orang yang menderita gangguan jiwa adalah dari caranya menanggapi suatu keadaan. Penderita gangguan jiwa umumnya akan merespons suatu hal yang biasa dengan cara yang berlebihan. Mereka akan merasakan rasa sedih yang berlebihan hingga emosi yang meledak-ledak.

Pandangan Mental Illness yang Sering Disalahartikan

Mental illness memang sering diberi stigma negatif dan dikaitkan dengan “orang gila”.

Sementara, dr Falla menyebut bila istilah tersebut tidak dapat dipakai lagi.

“Kita harus menyebutnya dengan orang dengan gangguan jiwa atau ODGJ,” ujarnya.

Sering kali di masyarakat, para penderita mental illness diperlakukan dengan cara yang justru malah semakin memperburuk keadaan mereka. Ada yang menanggapi bila mereka bersikap terlalu berlebihan. Tidak sedikit pula orang yang menasihati dengan perkataan yang membebani perasaan penderita, bahkan adapula yang hingga melakukan praktik ruqyah.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved