Breaking News:

Berita Surabaya

SMP Citra Berkat Surabaya Gelar Ibadah Bersama Lintas Agama, Ajarkan Toleransi, 'Berbeda Itu Indah'

SMP Citra Berkat Surabaya gelar ibadah bersama lintas agama. Ajarkan toleransi hidup berdampingan dan saling menghormati.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
IBADAH BERSAMA - Saat Siswa SMP Citra Berkat yang beragama Islam, Katolik, Kristen, Hindu, dan Buddha melakukan doa bersama secara virtual melalui zoom meeting, Kamis (22/4/2021). 

Reporter: Zainal Arif | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - SMP Citra Berkat Surabaya menggelar Ibadah Bersama yang diikuti oleh siswa beragama Islam, Katolik, Kristen, Hindu, dan Buddha secara virtual melalui zoom meeting, Kamis (22/4/2021).

Kepala Sekolah SMP Citra Berkat Surabaya, Fransiska Rini Utami menjelaskan bulan April menjadi momentum Perayaan Hari Raya Paskah, Ramadan 2021, Hari Raya Galungan dan Kuningan, sehingga menurutnya akan sangat baik jika digelar Ibadah Bersama. 

“Event ini menitikberatkan pada tolerasi antar umat beragama. Hal ini sangat penting diterapkan sejak anak-anak usia sekolah. Di situlah mereka akan hidup berdampingan dan saling menghormati," tuturnya.

Ibadah bersama ini diikuti oleh siswa siswi, mereka mengenakan dresscode sesuai dengan ciri khas peribadatan masing-masing.

Menariknya, acara ini merupakan gagasan dari siswa siswi yang tergabung dalam Junior Entrepreneurs Club (OSIS) Divisi Fellowship yang beranggotakan siswa atau siswi dari berbagai latar belakang agama yang berbeda. 

Baca juga: Icip-icip Opor, Semur dan Balado Dalam Balutan Sushi Khas Jepang, Menu Ramadan 2021 Genki Shushi

“Inilah kebanggaan kami, bahwa siswa-siswi punya semangat dalam untuk menerapkan toleransi antar umat beragama. Berbeda itu indah, bahkan jadi kaya bukan?,” terang Fransiska.

Sementara itu, Waka Kurikulum, Dikman menyampaikan, untuk siswa dengan agama tertentu akan diberikan kode zoom meeting yang berbeda.

“Kristen dan Katolik mengadakan Ibadah dengan menghargai perbedaan interdenominasi gereja (perbedaan tata cara peribadatan). Untuk yang muslim dibuat seperti pondok Ramadan, dimana siswa diajak membaca Kitab Suci Alquran dan mendengarkan Tausiyah," jelas Dikman. 

“Untuk siswa yang beragama Hindu juga akan melaksanakan peribadatan bersama, demikian juga untuk yang beragama Buddha," imbuhnya.

Selain untuk mempertebal rasa toleransi, kegiatan doa bersama ini juga dikhususkan siswa-siswi kelas 9 yang akan menempuh ujian akhir internal di minggu depan.

“Selain persiapan secara pengetahuan, siswa siswi juga diperlengkapi dengan hal rohani. Harapannya mereka semua tidak hanya memperoleh ilmu saja, namun juga hidup dekat dengan Tuhan. Dan yang penting mereka bisa semakin memiliki rasa tolerasi yang tinggi antar umat beragama," tutup Dikman.

Berita tentang Surabaya

Berita tentang Jawa Timur

Penulis: Zainal Arif
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved