Breaking News:

Berita Malang

Pekerja Migran Asal Kota Malang Mulai Berdatangan, Jalani Karantina di Safe House Jalan Kawi

Jelang Lebaran 2021, Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berasal dari Kota Malang mulai berdatangan. Berdasarkan data dari.....

tribunjatim/kukuh
Persiapan Safe House Jalan Kawi, Kota Malang saat menerima kedatangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kota Malang, Minggu (2/5/2021). 

Reporter : Kukuh Kurniawan I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Jelang Lebaran 2021, Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berasal dari Kota Malang mulai berdatangan.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Malang, sejak Sabtu (1/5/2021) hingga Minggu (2/5/2021), tercatat sebanyak sembilan orang PMI sudah berada di Safe House Jalan Kawi, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

"Yang kemarin ada dua orang. Terus informasinya hari ini, yang masuk ada tujuh orang. Jadi total ada sembilan orang," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Husnul Muarif kepada TribunJatim.com, Minggu (2/5/2021).

Ia menjelaskan, sembilan orang PMI yang menjalani karantina di Safe House Jalan Kawi, Kota Malang yaitu tujuh orang perempuan dewasa dan dua anak kecil.

"Dua anak kecil itu, masing-masing anak laki-laki umur tiga tahun dan anak perempuan umur dua tahun," tambahnya.

Dirinya pun juga menerangkan, negara dimana sembilan pekerja migran tersebut bekerja.

"Rinciannya, tiga orang perempuan dari Singapura, satu orang perempuan dari Malaysia dan tiga orang perempuan termasuk dua anak kecil dari Hongkong," ungkapnya.

Husnul menambahkan, ke sembilan orang PMI tersebut akan menjalani karantina di Safe House Jalan Kawi, Kota Malang selama tiga hari. Sesuai dengan SOP (standard operational procedure) yang berlaku.

SOP tersebut tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Malang Nomor: 065/942/35.73.100/2021.

Dalam Surat Edaran tersebut disebutkan, bahwa para PMI yang datang di Kota Malang wajib menjalani karantina selama tiga hari di Safe House Jalan Kawi, Kota Malang.

Husnul yang juga menjabat sebagai juru bicara Satgas Covid 19 Kota Malang ini juga mengatakan, bahwa para PMI tersebut tidak langsung datang ke Kota Malang. Melainkan transit terlebih dahulu di Surabaya untuk pendataan dan karantina.

"Dua hari sebelumnya, mereka menjalani karantina di Surabaya. Lalu kami jemput di tempat karantina Asrama Haji Sukolilo," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya mengimbau kepada seluruh keluarga dari PMI agar sabar menunggu kehadiran para pekerja migran di kediamannya masing-masing. 

"Pihak keluarga tidak usah datang ke Safe House Jalan Kawi. Karena juga tidak akan bisa bertemu, masih masa karantina. Jadi tunggu saja di rumah. Nanti sampai hari ketiga pemeriksaan swab PCR hasilnya negatif, baru kami sampaikan ke keluarga untuk dijemput," pungkasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Ndaru Wijayanto
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved