Breaking News:

Ahli Toksikologi Beber Mengapa TAR Jadi Penyebab Penyakit Akibat Konsumsi Rokok

Ahli Toksikologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga membeber mengapa TAR menjadi penyebab penyakit akibat konsumsi rokok

Shutterstock
ilustrasi rokok 

TRIBUNJATIM.COM – Banyak yang beranggapan nikotin jauh lebih berbahaya bagi kesehatan dibandingkan dengan TAR.

Hal ini ternyata tidak sepenuhnya tepat. Karena faktanya, TAR merupakan elemen yang paling berbahaya pada rokok sehingga berpotensi memicu timbulnya berbagai penyakit kronis.

Dosen Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan Ahli Toksikologi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga, Shoim Hidayat, menjelaskan, TAR merupakan residu atau sisa pembakaran pada rokok yang mengandung ribuan jenis partikel.

“Beberapa senyawa yang ada di dalam partikel itulah yang bersifat toksik dan bisa menyebabkan berbagai penyakit akibat merokok,” ujarnya, dalam siaran tertulis ke TribunJatim.com.

Berdasarkan data National Cancer Institute Amerika Serikat, TAR mengandung berbagai senyawa karsinogenik yang dapat memicu kanker.

Dari sekitar 7.000 bahan kimia yang ada di dalam rokok, 2.000 di antaranya terdapat pada TAR.

Baca juga: Produk Tembakau yang Dipanaskan Ternyata Berbeda dengan Rokok

“Jadi kenapa bisa sakit kanker, jantung, dan paru-paru, karena adanya bahan-bahan toksik,” ungkap Shoim.

Lebih lanjut, Shoim menjelaskan TAR dihasilkan dari proses pembakaran yang terjadi saat merokok. Proses pembakaran terjadi hingga suhu lebih dari 600 derajat Celcius.

Ketika asap rokok terhirup, TAR akan terpapar ke bagian dalam paru-paru.

“Ketika rokok dibakar, maka akan menghasilkan ribuan bahan kimia yang sebagian besar beracun,” katanya.

Halaman
12
Editor: Ndaru Wijayanto
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved