Breaking News:

Berita Malang

Cegah Kerumunan di Pusat Perbelanjaan, Polresta Malang Kota Lakukan Pemantauan di Dua Lokasi Ini

Mencegah adanya kerumunan masyarakat di pusat perbelanjaan, Polresta Malang Kota melakukan pemantauan dan sosialisasi protokol kesehatan (prokes)....

tribunjatim/kukuh
Anggota Sabhara Polresta Malang Kota dan Polsek Klojen saat melakukan pemantauan dan sosialisasi protokol kesehatan (prokes) di pusat perbelanjaan Matahari Mitra, yang berada di Jalan Agus Salim, Senin (3/5/2021). 

Reporter : Kukuh Kurniawan I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Mencegah adanya kerumunan masyarakat di pusat perbelanjaan, Polresta Malang Kota melakukan pemantauan dan sosialisasi protokol kesehatan (prokes), Senin (3/5/2021).

Kegiatan tersebut dilakukan, pasalnya pusat perbelanjaan akan menjadi tempat yang ramai dikunjungi masyarakat ketika menjelang lebaran.

Kasi Humas Polresta Malang Kota, Iptu Ni Made Seruni Marhaeni menuturkan, kegiatan tersebut dilaksanakan di wilayah Kecamatan Klojen.

"Di wilayah Klojen terdapat cukup banyak pusat perbelanjaan. Menjelang lebaran, pusat perbelanjaan biasanya sudah ramai dikunjungi masyarakat dan rawan terjadi kerumunan," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Padahal seperti diketahui, pemerintah telah menetapkan protokol kesehatan 5 M (memakai masker, mencuci tangan memakai sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas)

Hal itu terus disosialisasikan sebagai upaya mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Oleh karenanya, sebanyak delapan personel dari Sabhara Polresta Malang Kota dan Polsek Klojen kami turunkan. Untuk melakukan sosialisasi prokes 5M di pusat perbelanjaan," jelasnya.

Dirinya menerangkan, ada dua pusat perbelanjaan yang menjadi sasaran sosialisasi prokes.

Yaitu pusat perbelanjaan Ramayana Malang, yang terletak di Jalan Merdeka Timur dan pusat perbelanjaan Matahari Mitra, yang berada di Jalan Agus Salim.

"Selain melakukan sosialisasi, kami juga mengecek kesiapan manajemen pusat perbelanjaan dalam menyiapkan peralatan protokol kesehatan. Seperti penyediaan sarana cuci tangan, pemberian cairan hand sanitizer, pemakaian masker, serta pemeriksaan suhu tubuh memakai thermo gun," terangnya.

Tidak hanya itu, pihak kepolisian juga menjalin komunikasi dengan manajemen dari dua pusat perbelanjaan tersebut.

"Dalam kegiatan ini, kami juga berkomunikasi dengan pihak manajemen pusat perbelanjaan. Kami memberikan imbauan dan arahan kepada mereka (manajemen pusat perbelanjaan), apabila terjadi kerumunan, maka harus segera dibubarkan," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ni Made Seruni Marhaeni juga berpesan kepada masyarakat. Agar jangan berkerumun saat berbelanja di pusat perbelanjaan.

"Lebih baik berbelanja dengan cara online. Namun apabila masyarakat ingin berbelanja langsung di tempatnya, kami imbau agar jangan berkerumun. Selain itu jangan lupa, selalu memakai masker dan mencuci tangan memakai sabun. Karena perlu diingat, pandemi Covid 19 belum berakhir," tandasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Ndaru Wijayanto
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved