Breaking News:

Berita Surabaya

Kecanduan Judi, Pria Ini Tilap Rp 501 Juta dari Perusahaan, Terima Putusan PN Surabaya: Saya Kapok

Gelapkan uang perusahaan Rp 501 juta gegara kecanduan judi online. Juwi pasrah terima putusan PN Surabaya: Saya kapok.

TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Juwi, terdakwa kasus penggelapan uang perusahaan saat jalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. 

Reporter: Syamsul Arifin | Editor: Heftys Suud 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ketagihan berjudi, mantan staf di PT Pelayaran Trenamuda Sejati, Juwi Novianto gelapkan uang perusahaan senilai Rp 501 juta. 

Ketua majelis hakim Dede Suryaman menyatakan, terdakwa bersalah secara sah dan meyakinkan melanggar pasal pasal 378 KUHP tentang penggelapan dalam jabatan sesuai dengan tuntutan jaksa.

“Menyatakan terdakwa terbukti melakukan penggelapan uang milik PT Pelayaran Trenamuda Sejati hingga menyebabkan kerugian. Menjatuhkan hukuman selama satu tahun delapan bulan," kata Dede di ruang Garuda II Pengadilan Negeri Surabaya (PN Surabaya), Senin (3/5/2021). 

Atas putusan tersebut, terdakwa mengaku menyesal telah melakukan penggelapan uang dengan jumlah tersebut untuk kepentingan pribadinya. 

Baca juga: Pembunuh Warga Malang di Tulungagung Ternyata Temannya Judi, Sakit Hati Diomeli Jadi Sebab Kekalahan

Selain itu, uang tersebut juga dipakai untuk taruhan judi online. 

Sebelumnya terdakwa juga mengaku sudah sering berjudi sejak tahun 2012 melalui website. 

Kini terdakwa berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya.

“Saya terima pak hakim, saya kapok dan janji tidak mengulanginya,” ucapnya. 

Di samping itu, jaksa Diah Ratri Hapsari yang menggantikan jaksa Yusuf Akbar di persidangan juga menyatakan terima atas putusan ketua majelis hakim.

“Terima yang mulia,” kataya. 

Berita tentang PN Surabaya

Berita tentang Surabaya

Berita tentang Jawa Timur

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved