Breaking News:

Berita Banyuwangi

Pasangan Muda di Banyuwangi Produksi Pupuk Organik dari Limbah Kayu Jati, Ipuk: Sangat Keren Sekali

Pasangan muda di Banyuwangi memproduksi pupuk organik dari limbah kayu jati, Bupati Ipuk: Sangat keren sekali, bisa menjadi contoh yang lain.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Pasangan asal Desa Siliragung, Kecamatan Siliragung, Banyuwangi, Iskandar dan Liismawati, mendirikan laboratorium pertanian di lahan belakang rumahnya, 2021. 

"Selama ini 6000 liter pupuk itu selalu habis untuk memenuhi kebutuhan pupuk terutama di luar Jawa, seperti Papua, Sulawesi, dan lainnya. Kami menjual secara online dan offline," kata Iskandar. 

Sementara Liismawati menjelaskan mereka memulai laboratorium pertaniannya tiga tahun lalu dengan meneliti sekam kayu. Ternyata kayu yang paling bagus adalah kayu jati. Sejak itulah mereka fokus pada limbah kayu jati

Untuk mendapat limbah kayu jati, menurut Liismawati, telah ada pemasoknya sendiri.

"Biasanya dikirim. Tapi kami akui masih membutuhkan banyak pasokan limbah kayu jati," kata perempuan yang akrab disapa Liis tersebut. 

Liis menjelaskan, fungsi dasar dari cuka kayu adalah pestisida dan insektisida. Dengan teknologi yang digunakan saat ini, produk Hazzel yang mereka hasilkan bisa diaplikasikan tidak hanya untuk pertanian saja. 

Selain bisa dijadikan pupuk organik cair, produk ini juga bisa digunakan untuk vitamin hewan, obat penyakit kulit pada hewan, obat kesuburan hewan peliharaan, dan kecantikan. 

Salah satu petani yang memanfaatkan pupuk Hazzel adalah Yatiran. Petani buah naga itu mengatakan setelah menggunakan produk ini buah naga yang dihasilkan lebih padat walau ukurannya kecil.

"Meskipun ukurannya kecil tapi lebih padat dibandingkan sebelumnya. Buahnya lebih glowing di dalam. Masa panennya juga lebih pendek," katanya.

Sementara Bupati Ipuk mengaku sangat mengapresiasi pasangan ini yang tekun berkutat di sektor pertanian. Di tengah langkanya kiprah anak muda di sektor pertanian, justru ada pasangan muda yang melakukan terobosan.

"Ini sangat keren sekali. Bisa menjadi contoh bagi anak muda lain untuk ikut memajukan pertanian daerah. Dan mereka berhasil," kata Ipuk.

Terkait produknya, Ipuk mengatakan akan mendorong Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi untuk ikut memanfaatkan.

Berita tentang Banyuwangi

Berita tentang Jawa Timur

Penulis: Haorrahman
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved