Breaking News:

Berita Tulungagung

Pesanan Kerupuk Rambak Tulungagung Sudah Naik 50 Persen, Tapi Belum Pulih dari Situasi Pandemi

Pesanan kerupuk rambak Tulungagung sudah naik 50 persen jelang Lebaran, tapi belum pulih dari situasi pandemi Covid-19.

TRIBUNJATIM.COM/DAVID YOHANES
Produksi kerupuk rambak di Kelurahan Sembung, Tulungagung, Selasa (4/5/2021). 

Reporter: David Yohanes | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Pengusaha kerupuk rambak di Kelurahan Sembung, Tulungagung, mulai kebanjiran pesanan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

Meski demikian, pandemi Covid-19 (virus Corona) masih mempengaruhi kapasitas produksi.

Tri Handoko, pemilik Win’s rambak mengatakan, saat ini pesanan mengalami kenaikan sekitar 50 persen.

“Setiap hari ada permintaan 50-100 kilogram rambak. Jumlah ini naik 50 persen dibanding sebelum menjelang Lebaran,” terang Tri, saat ditemui di tempat produksinya, Selasa (4/5/2021).

Lanjutnya, dengan kuantitas kulit sebanyak itu, jika dirupiahkan setara Rp 5 juta hingga Rp 8 juta.

Jumlah ini diyakini akan mengalami kenaikan saat semakin dekat dengan waktu Lebaran.

Sebab jumlah pesanan terus naik, hingga satu hari menjelang Lebaran.

“Perhitungan saya, menjelang Lebaran nanti bisa Rp 15 juta per hari. Karena pesanan ini terus masuk,” sambung Tri.

Diakui Tri, kondisi saat ini masih terpengaruh suasana pandemi.

Halaman
123
Penulis: David Yohanes
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved