Ramadan 2021

Terapkan Prokes Ketat, Murid Sekolah Islam Shafta Surabaya Ikuti Khotmil Quran dan Pondok Ramadan

Menerapkan protokol kesehatan ketat, Sekolah Islam Shafta Surabaya gelar Khotmil Quran dan Pondok Ramadan di sekolah.

Penulis: Melia Luthfi Husnika | Editor: Hefty Suud
ISTIMEWA/Dok Sekolah Islam Shafta Surabaya
Peserta didik SMP dan SMA Sekolah Islam Shafta Surabaya mengikuti Khotmil Quran dalam rangka Pondok Ramadan 1442 H dan Nuzulul Qur'an, Selasa (4/5/2021). 

Reporter: Melia Luthfi Husnika | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Di bulan Ramadan, tadarus Al Quran menjadi salah satu kegiatan rutin yang selalu dilakukan.

Dalam bulan penuh berkah ini, banyak orang berlomba-lomba dalam mencari keberkahan, salah satunya memperbanyak membaca Al Quran.

Hal tersebut juga dilakukan oleh peserta didik SMP dan SMA Sekolah Islam Shafta Surabaya.

Para murid sekolah menengah ini menyimak bacaan Al Quran dengan khidmad saat mengikuti Khotmil Quran di Sekolah Islam Shafta Jalan Lontar Surabaya, Selasa (4/5/2021).

Kegiatan Khotmil Quran tersebut melibatkan para penghafal Al Quran. Dilaksanakan dalam rangka kegiatan Pondok Ramadan 1442 H dan Nuzulul Quran.

Baca juga: Khotmil Quran di Pasuruan, Mahfud MD: Mau Belajar Ilmu Kiai Hamid, Bisa Menebak Gus Ipul Jadi Wapres

Ketua Yayasan Al-Insanul Kamil Surabaya (Sekolah Islam SHAFTA), Ahmad Nashruddin mengatakan, program Khotmil Quran ini merupakan agenda rutin yang selalu digelar tahunan.

Tak cuma menyeselaikan pembacaan Al Quran, kegiatan ini juga merupakan representasi yang mana selama ini peserta didiknya dalam 3 tahun ditarget bisa menghafalkan 10 juzz Al Quran. 

"Sehingga kualitas lulusan Shafta menjadi insan yang mulia ditengah-tengah masyarakat," ungkapnya.

Disamping acara Khotmil Quran, Sekolah Islam Shafta Surabaya juga menggelar Pondok Ramadan yang biasa dilaksanakan setiap memasuki bulan puasa.

"Pondok Ramadan ini berisi berbagai kegiatan yang bertujuan untuk melatih siswa supaya terbiasa melakukan kegiatan meski sedang berpuasa," kata Ahmad Nashruddin.

Baca juga: Pondok Ramadan di Pendopo Trenggalek, Momen untuk Merawat Psikis di Tengah Pandemi Covid-19

Menurutnya, dengan mengikuti Pondok Ramadan, para siswa akan mendapatkan ilmu pengetahuan tentang agama yang lebih mendalam.

"Karena kami isi kegiatan Pondok Ramadan ini dengan kajian-kajian keagamaan. Tak cuma itu, siswa juga dilatih jiwa sosialnya dengan berbagi takjil dan sembako pada masyarakat," paparnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved