Breaking News:

Berita Lamongan

Baru Sebulan Produk UMKM Lamongan Masuk Toko Modern, Trend Konsumen Terus Meningkat

Terhitung baru sebulan sebagian produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Lamongan Jawa Timur masuk di toko modern Alfamart dan Indomaret.

surya/Hanif Manshuri
Pembeli di Alfamart dan Indomart menjadikan produk UMKM Lamongan tetap jadi pilihan, Rabu (5/5/2021) 

Reporter : Hanif Manshuri | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Terhitung baru sebulan sebagian produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Lamongan Jawa Timur masuk di toko modern Alfamart dan Indomaret.

Respon pembeli cukup baik dan trendnya mengalami kenaikan ditingkat pembeli. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lamongan, Muhammad Zamroni mengungkapkan, produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang dipasarkan di toko modern ternyata mendapat respon cukup baik dari konsumen.

"Kalau saya melihat respon dari pembeli, ya bagus, dalam artian bahwa ternyata produk UMKM kita ternyata juga mampu bersaing dengan produk lain," kata Zamroni kepada TribunJatim.com, Rabu (5/5/2021).

Zamroni mengaku telah meninjau ke sejumlah toko modern dan hasilnya produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) begitu banyak diminati.

"Kalau saya lihat, kemarin di beberapa titik dia (produk UMKM Lamongan) bisa bersaing. Kadang orang-orang memang tertarik dengan produk yang lokalan gitu," ungkapnya.

Baca juga: Geliat Jelang Idul Fitri Tampak, Jasa Penukaran Uang Pecahan Baru juga Mulai Bermunculan di Lamongan

Menurut Zamroni hampir semua jenis produk UMKM Lamongan yang dipasarkan di toko modern begitu diminati konsumen, mulai dari makanan ringan hingga minuman.

Bulan Ramadan ini juga menjadi jujukan konsumen saat masuk ke dua toko ritel tersebut, selain mencari kebutuhan lainnya.

"Biasanya yang banyak dicari itu seperti emping melinjo, keripik pangsit, emping jagung, termasuk kopi rempah itu juga," katanya.
Melihat respon yang cukup baik dari konsumen, Zamroni optimistis ke depannya produk UMKM bakal memiliki masa depan yang cerah.

Produk UMKM Lamongan sudah sejajar dengan produk nasional lainnya yang dipasang di toko modern.

"Ada harapan kedepan cukup bagus, dan perlu kita dorong keberanian juga dari temen-teman UMKM, kalau tidak dimulai dengan seperti ini, nanti teman-teman UMKM susah naik kelas istilahnya," katanya.

Zamroni berharap para pelaku UMKM terus menjaga atau bahkan meningkatkan kualitas produk, agar dapat menjaga konsistensi di pasaran.

"Mereka (pelaku UMKM Lamongan, red) harus bisa menilai barangnya sendiri itu layak dijual di situ (toko modern) atau tidak. Kan tidak semuanya bisa masuk, kadang karena keterbatasan dari packaging-nya. Terus juga harganya harus bisa bersaing, jangan kemudian karena sudah masuk toko modern, kemudian harganya dinaikkan. Jadi harganya harus bisa bersaing dengan produk pabrikan," pungkasnya.

berita tentang

Baca juga: LaNyalla, Ketua DPD RI Dukung Rencana OJK Hapus Kredit Macet UMKM

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved