Breaking News:

Berita Tulungagung

Mempercepat Tracing di Desa Banyuurip Tulungagung, Satgas Covid-19 Bentuk 3 Tim untuk Jemput Bola

Untuk mempercepat tracing di Desa Banyuurip Tulungagung, Satgas Covid-19 membentuk 3 tim untuk melakukan jemput bola.

TRIBUNJATIM.COM/DAVID YOHANES
Seorang warga Desa Banyuurip, Kecamatan Kalidawir, Tulungagung menjalani rapid test antibodi Covid-19, Rabu (5/5/2021). 

Reporter: David Yohanes | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Satgas Penanggulangan Covid-19 Tulungagung membentuk tiga tim untuk melakukan pelacakan (tracing) di Desa Banyuurip, Kecamatan Kalidawir, Tulungagung, Rabu (5/5/2021).

Petugas gabungan dari Dinas Kesehatan, TNI, polisi dan satpol PP langsung turun ke lapangan, jemput bola ke rumah-rumah warga.

Langkah ini diambil, karena sedikit warga yang mau datang ke kantor desa untuk melakukan tes status Covid-19.

“Sudah banyak yang datang, terutama para perangkat. Tapi masih banyak yang belum menjalani tracing,” terang Kepala Seksi (Kasi) Surveilans dan Imunisasi Dinkes Tulungagung, Satrio Wibowo.

Tes yang digunakan adalah rapid test antigen dan rapid test antibodi.

Hasil sementara hingga Rabu siang ditemukan lima warga yang reaktif berdasar tes antibodi.

Tim kemudian melakukan penelusuran kontak ke rumah warga, dan ditemukan tiga orang lainnya juga reaktif berdasar rapid test antibodi.

“Makanya kami jemput bola dengan mendatangi warga. Ada tiga tim yang dibentuk, biar cepat,” sambung Satrio.

Baca juga: Ledakan Kasus Covid-19 di Banyuurip Tulungagung, Tiga Orang Meninggal Dunia, 400 Warga Akan Dites

Lanjut Satrio, kebijakan jemput bola ini juga untuk memudahkan warga yang berhalangan.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved