Breaking News:

Berita Madura

Pria Asal Sampang Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai, Warga Berikan Kesaksian

Warga Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura dihebohkan dengan adanya warga terseret arus sungai di desa setempat.

surya/hanggara
Korban saat dievakuasi oleh warga, Rabu, (5/5/2021) sekitar 07.30 WIB. 

Reporter: Hanggara Pratama I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Warga Desa Daleman, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura dihebohkan dengan adanya warga terseret arus sungai di desa setempat.

Parahnya, korban bernama Rukman (50) warga setempat tersebut tenggelam sejak kemarin (4/5/2021) dan tidak ditemukan hingga semalaman.

Namun, upaya warga dan pihak terkait dalam pencarian terus dilakukan, hingga akhirnya membuahkan hasil bahwa Rukman ditemukan pagi ini (5/5/2021) sekitar 07.30 WIB.

Akan tetapi nasib malang dialami Rukman lantaran ditemukan sudah tidak bernyawa di pinggir Sungai Kacodur.

Warga setempat Hatipah (70), mengatakan bahwa sebelumnya dirinya melihat korban sedang berada dipinggir sungai, namun tiba-tiba terjatuh ke dalam sungai hingga tenggelam terseret arus.

“Pada saat itu kondisi air cukup tinggi dan deras, sehingga saat terjatuh langsung terseret arus yang sangat deras,” ujarnya.

Sementara, Kasubbag Humas Polres Sampang, Iptu Sunarno membenarkan insiden itu.

Dia menyebut, pagi tadi tim gabungan dari Polsek kedungdung dan BPBD Sampang melanjutkan pencairan korban sekitar Pukul 07:00 WIB.

Dibantu oleh warga setempat dan keluarga korban langsung mendatangi lokasi yang awalnya sebagai tempat korban menghilang.

Setelah menyusuri aliran sungai yang diduga tempat korban tenggelam, sekitar Pukul 07:30 WIB warga berhasil menemukan korban dengan kondisi sudah tidak bernyawa.

“Korban ditemukan sekitar 500 meter dari titik lokasi awal pencarian dengan kondisi sudah meninggal dunia,” terangnya.

Mengetahui hal itu, pihaknya bersama warga setempat serta keluarga korban langsung mengevakuasi jenazah untuk dibawa ke rumah duka dan menjalani proses pemakaman.

"Keluarga korban tidak bersedia untuk dilakukan visum atau diautopsi dan memilih untuk langsung dimakamkan dengan dasar surat pernyataan dari pihak keluarga korban," pungkasnya.

Penulis: Hanggara Syahputra
Editor: Ndaru Wijayanto
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved