Breaking News:

Berita Jatim

Sudah 4 Ribu Lebih Pekerja Migran Pulang Kampung ke Jatim, Ditemukan 57 Orang Positif Covid-19

Sudah 4 ribu lebih pekerja migran yang pulang kampung ke Jawa Timur, ditemukan 57 orang yang dinyatakan positif Covid-19.

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyapa pekerja migran yang dikarantina di Asrama Haji Surabaya, Rabu (5/5/2021). 

Reporter: Fatimatuz Zahroh | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa melakukan rakor terkait pemulangan pekerja migran yang terus berdatangan ke Jawa Timur, Rabu (5/5/2021). 

Pasalnya, saat ini sudah ada sebanyak 4.092 pekerja migran yang sudah masuk ke Jatim.

Padahal menurut prediksi dan catatan Dinskertrans Jatim, akan ada 14.000 migran yang pulang hingga bulan Juni mendatang. Artinya masih ada sekitar 10 ribu tenaga migran yang akan masuk ke Jatim. 

Dalam rakor yang digelar di Asrama Haji Surabaya itu, Gubernur Khofifah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Jatim, Dishub Jatim dan juga dari pemda asal tenaga migran yang nantinya diminta menjemput para tenaga migran yang sudah dinyatakan negatif Covid-19 (virus Corona).

“Sejak tanggal 28 April 2021 yang lalu, kita memang menggunakan Asrama Haji untuk berikan ruang bagi tamu kita yang baru pulang sebagai tenaga migran untuk dikarantina sembari menunggu hasil swab negatif Covid-19,” kata Khofifah pada media, seusai rakor.

Dari tanggal 28 April 2021 hingga 3 Mei 2021, sebanyak 4.092 tenaga migran telah menjalani karantina di Asrama Haji, dan dilakukan swab PCR.

Dari jumlah itu, diketahui yang positif Covid-19 ada sebanyak 35 orang. Mereka dikatakan Khofifah tengah dirawat di RS Darurat Lapangan Indrapura Surabaya. 

Sedangkan sebelum tanggal 28 April 2021, sebelum diberlakukan karantina di Asrama Haji, juga sudah ada tenaga migran yang pulang kampung. Dan telah dites Covid-19 dengan yang ditemukan positif sebanyak 22 orang. Sehingga jika ditotal, sudah ditemukan sebanyak 57 tenaga migran yang positif Covid-19. 

“Yang kita lakukan adalah, bagi mereka yang hasil CT-nya di bawah 25, maka kita lakukan squencing, dengan pengiriman sampel ke ITD Unair dan Litbangkes. Karena kita ingin antisipasi dan mitigasi kalau ada varian baru dari virus SARS-CoV-2 agar jangan sampai masuk ke Jatim,” tegasnya. 

H-1 Penerapan Larangan Mudik Lebaran 2021, Jalur Perbatasan Jatim-Jateng di Tuban Diperketat

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved