Breaking News:

Berita Surabaya

Jelang Idul Fitri, Dinkes Ingatkan Penerapan Protokol Kesehatan

Tren kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia selalu terjadi saat libur panjang. Termasuk kenaikan kasus jelang Idul Fitri tahun ini.

TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim dr Herlin Ferliana saat ditemui di ruang kerjanya Kantor Dinkes Jatim, Jalan A Yani, Gayungan, Surabaya, Senin (7/12/2020) 

Reporter : Sulvi Sofiana | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tren kenaikan kasus Covid-19 di Indonesia selalu terjadi saat libur panjang. Termasuk kenaikan kasus jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H tahun ini.

Kepala Dinas Kesehatan Jatim Herlin Ferliana mengungkapkan perlunya penerapan 5M atau protokol kesehatan agar tetap dijalankan selama liburan.

Pasalnya meskipun belum libur panjang mulai banyak pelanggaran protokol kesehatan, seperti kerumunan yang terlihat di pusat-pusat pembelanjaan.

"Menjelang 10 hari terakhir ramadhan juga terlihat banyk kelonggaran protokol kesehatan. Dengn tidak memakai masker saat ibadah, ada sahur bersama, buka bersama," tegasnya, Rabu (5/5/2021).

Penerapan 5M, dikatakan Herlin sangat penting meskipun sudah banyak dilakukan vaksin. Karena belum diketahui seberapa efektivitas vaksin yang diberikan terhadap mutasi virus Covid-19 baru yang mulai ditemukan di Indonesia.

Baca juga: Terapkan Prokes Ketat, Murid Sekolah Islam Shafta Surabaya Ikuti Khotmil Quran dan Pondok Ramadan

"Karena vaksin sinovac dan astrazeneca ini menggunakan strain virus dari RRT, sementara mutasi ini ada dari India, Inggris, Amerika. Jadi untuk mengantisipasinya tetap butuh penerapan 5M,"lanjutnya.

Terkait varian virus baru yang ditemukan pada OTG di Mojokerto, Herlin mengungkapkan warga tersebut tidak berpotensi menularkan virus.

Namun virus tersebut secara umum memiliki sifat penularan yang cepat dan tingkat kefatlannya tinggi.

"Varian B117 sebenarnya banyak ditemukan di berbagai negara, dan kebetulan yang kami temukan di Mojokerto ini yang tanpa gejala dan sehat," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Selain itu, karena penerapan isolasi mandiri yang dilakukan warga Mojoekrto tersebut usai pulang dari luar negeri. Maka hasil tracing dan pemeriksaan semua orang yang berkontak erat negatif.

Berita tentang Protokol Kesehatan

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved