Breaking News:

Berita Ponorogo

Polres Ponorogo Dalami Kasus Penjemputan Paksa Jenazah Pasien Covid-19, Segera Interogasi Saksi

Polres Ponorogo mendalami kasus penjemputan paksa jenazah pasien Covid-19 dari RSUD Dr Harjono, segera interogasi saksi.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA
Rekaman CCTV pengambilan jenazah Covid-19 secara paksa dari RSUD Dr Harjono Ponorogo, Rabu (5/5/2021). 

Reporter: Sofyan Arif Candra | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Polres Ponorogo mendalami kasus penjemputan paksa jenazah pasien Covid-19 dari RSUD Dr Harjono Ponorogo, Rabu (5/5/2021) dini hari.

Kapolres Ponorogo, AKBP Mochamad Nur Azis mengatakan, pihaknya akan melakukan interogasi dan penyelidikan kepada sejumlah saksi.

Terutama keluarga dan pihak-pihak yang terlibat langsung dalam penjemputan paksa jenazah pasien Covid-19 tersebut.

"Kita lihat situasi dan perkembangan semua penyelidikan dulu, apakah nanti bisa naik ke penyidikan sebelum menetapkan tersangka. Kita dalami dulu," kata Azis, Kamis (6/5/2021).

Dari informasi yang Azis terima, pihak keluarga memang menolak jenazah tersebut dipulasara sebagaimana jenazah pasien Covid-19.

"Tapi waktu di rumah, di Kecamatan Babadan, semuanya sesuai protokol kesehatan, penguburan juga pakai prokes," lanjutnya.

Baca juga: Jenazah Covid-19 di Ponorogo Diambil Paksa Keluarga, RSUD Dr Harjono Beri Penjelasan

Walaupun begitu, ia mengimbau kepada seluruh masyarakat Ponorogo, jika memang ada pasien yang meninggal dan terkonfirmasi positif Covid-19, jenazah tersebut harus dilakukan tata laksana sesuai protokol kesehatan.

"Kalau dinyatakan positif dari rumah sakit ya harus sesuai prosedur yang ada untuk pemulasaraannya. Ini juga untuk memutus mata rantai penularan Covid-19," tegas Azis.

Berita tentang Ponorogo

Berita tentang Jawa Timur

Info larangan mudik

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved