Breaking News:

Berita Kota Malang

Agenda Pasar Murah di Kota Malang Batal Digelar, Berpotensi Timbulkan Penyebaran Covid-19

Dapat berpotensi menimbulkan penyebaran Covid-19 (virus Corona), agenda Pasar Murah yang akan digelar di Kota Malang batal dihelat.

TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA
Ilustrasi Pasar Murah - Berpotensi timbulkan penyebaran Covid-19, agenda Pasar Murah di Kota Malang batal digelar. 

Reporter: Rifki Edgar | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Kegiatan Pasar Murah yang seharusnya digelar pada 7-8 Mei 2021 di Stadion Gajayana, Kota Malang, batal dilaksanakan.

Batalnya kegiatan Pasar Murah tersebut disebabkan, karena dapat berpotensi menimbulkan penyebaran Covid-19 (virus Corona) di Kota Malang.

Kabag Humas Pemkot Malang, M Nur Widianto mengatakan, pihaknya telah melakukan verifikasi lapangan (verlap) sebelum menggelar kegiatan Pasar Murah tersebut.

Hasilnya, agenda Pasar Murah batal digelar karena dapat memicu keramaian yang dapat menimbulkan kerumunan banyak orang

"Sebelum dilaksanakan kan harus diverifikasi di lapangan ya. Dicoba dipetakan, memungkinkan gak dengan pola-pola aturan pergerakan orang. Tampaknya pun itu sulit dilakukan," ucap pria yang akrab disapa Wiwid tersebut pada Jumat (7/5/2021).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Perumda Tugu Aneka Usaha (Tunas) dan Tim Percepatan Inflasi Daerah (TPID) sebenarnya merupakan agenda rutin tahunan yang digelar oleh Pemerintah Kota Malang.

Pasar Murah tersebut menjual beragam bahan kebutuhan pokok, seperti sembako dengan harga yang cukup murah.

Baca juga: Wali Kota Malang Sutiaji dan Forkopimda Resmikan Kampung Qoryah Sakinah di Kelurahan Tanjungrejo

Wiwid pun mengatakan, dalam verlap yang dilakukan tersebut juga dilakukan simulasi dan sejumlah skenario pergerakan orang sebelum menggelar pelaksanaan Pasar Murah tersebut.

Akan tetapi, melihat kondisi pandemi Covid-19 yang belum selesai, membuat pelaksanaan kegiatan Pasar Murah batal digelar.

"Memang pak wali kota menekankan sebelum dieksekusi tolong diverlap disimulasi secara makro memungkinkan gak digelar dengan menghadirkan warga ke titik lokasi. Ternyata hasilnya pun sangat berisiko. Jadi berat untuk dilaksanakan dan akhirnya batal," tandasnya.

Berita tentang Kota Malang

Berita tentang Jawa Timur

Info larangan mudik

Penulis: Rifki Edgar
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved