Breaking News:

Berita Trenggalek

Dua Kepala Daerah Muda di Jatim Bertemu Jajaki Kerja Sama Kepariwisataan

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin dan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menjajaki kerja sama di bidang kepariwisataan.

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Yoni Iskandar
kominfo
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin ketika bertemu dengan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat bertemu di Pendopo Kabupaten Kediri, Kamis (6/5/2021). 

Reporter : Aflahul Abidin | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin dan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menjajaki kerja sama di bidang kepariwisataan.

Penjajakan itu dibahas saat Mas Ipin mengunjungi Mas Dhito di Pendopo Kabupaten Kediri, Kamis (6/5/2021).

Kerja sama di bidang kepariwisataan itu menyusul rencana pembangunan yang berpotensi mengkoneksikan kedua wilayah.
Antara lain pembangunan Bandara Kediri, rencana pengembangan selingkar wilis, dan tol Kediri-Tulungagung.
Mas Ipin berharap, sinergi kepariwisataan ini bisa menguntungkan kedua wilayah.

Ia mencontohkan, salah satu model kerja sama wisata yang dibahas adalah dorongan wisata berkunjung ke kedua wilayah lewat sistem diskon.

“Jadi siapa yang nanti datang ke Kediri akan mendapat diskon untuk main ke tempat wisata di Trenggalek. Dan siapa yang berwisata ke Trenggalek juga akan mendapat diskon untuk berkunjung ke Kediri,” kata Mas Ipin.

Nantinya, penjajakan kerja sama itu akan ditindaklanjuti oleh tim kerja sama masing-masing daerah.
Ia berharap, Trenggalek dan Kediri bisa bersinergi dengan menjadi local sister city.

“Sister city tidak harus jauh-jauh. Apalagi, Trenggalek masih punya rumpun dekat dengan Kediri,” sambungnya.

Sementara Mas Dhito menambahkan, terbangunnya Bandara Kediri akan menjadi penghubung yang krusial di wilayah yang ia pimpin dan sekitarnya, termasuk Trenggalek.

“Jangan sampai Kediri punya bandara, tapi orang cuma numpang lewat. Karena Kediri tidak punya pantai (untuk berwisata). Kalau gunung, Kediri punya,” sambungnya.

Nah, harapan kedua bupati muda ini, pantai sebagai destinasi wisata unggulan di Trenggalek bisa dikolaborasikan dengan wisata gunung yang ada di Kediri.

“Nanti soal teknisnya, akan kami bahas gantian saya yang berkunjung ke Trenggalek setelah Lebaran,” ujar Mas Dhito kepada TribunJatim.com.

Baca juga: Larangan Mudik, Bupati Trenggalek Instruksikan Camat, Kades, Hingga Satgas Desa Lakukan Pendekatan

Kerja sama di bidang kepariwisataan ini juga diharapkan bisa cepat terealisasi. Sebab, proses pembangunan Bandara Kediri sudah cukup signifikan.

Ia menyebut, progres pembangunan Bandara Kediri sudah mencapai 51 persen.
'
“Masih ada sekitar 16 KK yang belum dibebaskan. Namun bila 16 KK ini diprosentasekan tinggal 0,4% dari total keseluruhan lahan,” ujarnya kepada TribunJatim.com.

Berita tentang pariwisata

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved