Breaking News:

Berita Jombang

Kendaraan Berat Gol I dan II Dilarang Melintas di Jembatan Ploso Mulai 6 Mei - Desember 2021

UPT PJJ Mojokerto, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Jawa Timur melarang kendaraan berat dilarang melintas di jembatan Ploso lama.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Yoni Iskandar
mohammad romadoni/surya
Kepala Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Jalan dan Jembatan (UPT PJJ) Mojokerto, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga Jatim, Tutuk Suryojatmiko. 

Reporter : David Yohanes | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Jalan dan Jembatan (UPT PJJ) Mojokerto, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Jawa Timur melarang kendaraan berat dilarang melintas di jembatan Ploso lama.

Kebijakan larangan melintas bagi kendaraan berat golongan kelas I dan kelas II tersebut sesuai kesepakatan Pemerintah Provinsi Jatim dan Pemerintah Daerah bersama Ditlantas Polda jatim terkait jembatan Ploso lama yang kondisinya kian mengkhawatirkan.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Pengelolaan Jalan dan Jembatan (UPT PJJ) Mojokerto, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bina Marga Jatim, Tutuk Suryojatmiko menjelaskan kendaraan berat golongan I dan II secara resmi dilarang melintas di jembatan Ploso lama, mulai 6 Mei 2021.

"Diputuskan kendaraan berat tidak diperbolehkan melintasi Jembatan Ploso Lama mulai tanggal 06 Mei 2021 sehingga hanya kendaraan kelas III dan selebihnya yang boleh lewat.Kami juga sudah menyiapkan jalur alternatif yang dapat dilalui kendaraan berat," ungkapnya, Jumat (7/5/2021).

Pihaknya bersinergi bersama Pemkab Jombang dan Kepolisian telah menyiapkan jalur alternatif bagi kendaraan berat dari arah Babat, Lamongan menuju Kota Jombang dan sebaliknya.

Pengalihan arus lalu lintas kendaraan berat dari arah Babat-Jombang dan sebaliknya diperkirakan bakal menempuh jarak lebih jauh sekitar 15 kilometer.

Baca juga: Sebaiknya Hindari Jembatan Ploso Jombang, Kondisi Macet Parah

Adapun jalur alternatif kendaraan berat dari arah Babat menuju Jombang akan dialihkan melewati simpang empat Kabuh lurus ke jalan raya Tapen-Kabuh, Jalan Raya Kudu menuju Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Kendaraan berat diarahkan masuk pintu Tol Mojokerto Barat menuju Exit pintu tol Tembelang.

"Kendaraan besar dari Jombang yang hendak menuju ke Lamongan dan Bojonegoro akan dialihkan menuju pintu tol Tembelang keluar pintu tol Gedeg, mengarah jalan raya Gedeg, jalan Kudu dan simpang tiga Tapen keluar di simpang empat Kabuh menuju Babat," bebernya.

Disinggung soal kapan berakhirnya kebijakan larangan melintas kendaraan golongan kelas I dan kelas II ini, Tutuk menyebut rencananya akan diberlakukan hingga akhir tahun pada Desember 2021.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved