Breaking News:

Ramadan 2021

Pasar Murah Ramadan, Cara Jatim Jaga Ketersediaan Pangan dan Stabilisasi Harga

Pasar Murah Ramadan menjadi strategi Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk terus menjaga ketersediaan pangan dan stabilisasi harga kebutuhan pokok

TribunJatim.com/ Fikri Firmansyah
(kiri) Kepala Disperindag Jatim, Drajat Irawan saat mengunjungi stand pedagang gula yang ada di Pasar Murah, Jumat (7/5/21). Harga gula disini jauh lebih murah jika dibandingkan dengan harga gula dipasaran, selisihnya mencapai Rp. 1000 hingga Rp. 2000. 

Reporter: Fikri Firmansyah | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pasar Murah Ramadan menjadi strategi Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk terus menjaga ketersediaan pangan dan stabilisasi harga kebutuhan pokok masyarakat di tengah Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan 2021.

Program ini selaras dengan semangat Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa untuk menjaga kestabilan harga bapok ketika bulan Ramadhan.

Kegiatan yabg dilaksanakan di Halaman Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur selama dua hari yakni sejak dari tanggal 6 sampai 7 Mei 2021 ini digelar sesuai dengan aturan protokol kesehatan 3M (menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan).

Beberapa kegiatan pendukung juga digelar untuk meramaikan Pasar Murah Ramadhan ini seperti sembako murah, bazaar UKM, hiburan musik, dan doorprize.

Ditemui TribunJatim.com dilokasi, Kepala Disperindag Jatim, Drajat Irawan mengatakan bahwa kegiatan Pasar Murah Ramadhan merupakan salah satu tindakan nyata bentuk kepedulian Pemerintah Jawa Timur melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur dengan bekerja sama dengan BUMN, BUMD, IKM/ UKM, dan Produsen dan Distributor komoditi barang kebutuhan pokok dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional di masa Pandemi COVID 19 dan untuk mendekatkan market di tengah-tengah masyarakat.

“Pasar Murah ini dibuka untuk seluruh masyarakat umum dan berlangsung selama 2 (dua) hari mulai tanggal 6 s/d 7 Mei 2021 dengan menjual kebutuhan masyarakat khususnya barang kebutuhan pokok antara lain beras, gula, minyak goreng dan telor, produk makanan dan minuman serta Produk IKM dan lain sebagainya,” ujar Drajat, Jumat (7/5/2) di lapangan Disperindag Jatim.

Baca juga: Tak Ada Bus Masuk Terminal Patria Kota Blitar pada Hari Kedua Larangan Mudik Lebaran 2021

Drajat menambahkan bahwa dengan adanya Pasar Murah Ramadhan ini diharapkan masyarakat sekitar mendapatkan produk yang diinginkan dengan harga yang terjangkau.

Ia mencontohkan, disini untuk beras premium kemasan 5 kg dijual seharga Rp. 58.000 sedangkan dipasaran bisa sampai 60 ribu.

Sementara beras medium kemasan 5 kg disini dijual seharga Rp. 48.000 kg sedangkan dipasaran mencapai Rp. 49.000-50.000.

Halaman
12
Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved