Breaking News:

Berita Bondowoso

Polisi buru tersangka lain yang ditengarai masuk dalam jaringan dua tersangka penjual bubuk mercon

Polres Bondowoso tengah memburu pelaku lain yang ditengarai masuk dalam jaringan penjual bubuk mercon Ramli Idris (45) dan Ahmadi (56) warga

ISTIMEWA/Polres Bondowoso
Polres Bondowoso membekuk dua tersangka penjual bubuk mercon, Ramli Idris (45) dan Ahmadi (56). 

Reporter : Danendra kusuma | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, BONDOWOSO - Polres Bondowoso tengah memburu pelaku lain yang ditengarai masuk dalam jaringan penjual bubuk mercon Ramli Idris (45) dan Ahmadi (56) warga Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.

Ramli dan Idris sudah dibekuk polisi beberapa hari lalu. Dari tangan keduanya, polisi mengamankan 208 bungkus bubuk mercon bertakaran masing-masing 1 ons.

Bubuk mercon itu akan dijual pada malam Idul Fitri 1442 H. Turut pula diamankan 1.187 selongsong mercon berbagai jenis ukuran.

Kapolres Bondowoso, AKBP Erick Frendriz, mengatakan hasil dari pengembangan kasus tersebut, pihaknya telah mengantongi nama-nama pelaku lain.

"Kami tak bisa menyebutkan namanya karena kepentingan penyelidikan. Namun, jumlahnya ada lima orang," katanya, Kamis (6/5).

Baca juga: 208 Bubuk Mercon Siap Dijual di Malam Idul Fitri Diamankan Polres Bondowoso, 2 Tersangka Dibekuk

Ia menjelaskan pihaknya mengetahui hal itu setelah adanya pengakuan ke dua tersangka.

Sejumlah personel yang turun ke lapangan juga telah mengumpulkan informasi.

"Yang pasti dalam 1x24 jam kami akan tangkap para penjual itu. Saat ini sudah dalam pengejaran," ungkapnya.

Ramli dan Ahmadi telah diamankan di Mapolres Bondowoso untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Mereka disangkakan melanggar Pasal 1 ayat (1) Jo Pasal 1 ayat (3) UU Darurat RI Nomer 12 tahun 1951.

"Mereka terancam dengan hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara sementara setiggi-tingginya 20 tahun," pungkasnya kepada TribunJatim.com.

Berita tentang mercon

Penulis: Danendra Kusuma
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved