Breaking News:

Berita Jember

Seusai RH Ditahan, GPP Jember Beri Buket BUnga ke Penyidik PPA Polres Jember

Aktivis di Kabupaten Jember yang tergabung dalam Gerakan Peduli Perempuan (GPP) mengapresiasi kinerja penyidik Unit PPA Satuan Reserse dan Kriminal Po

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Yoni Iskandar
sri wahyunik/surya
Gerakan Peduli Perempuan (GPP) menyerahkan buket bunga kepada penyidik Satreskrim Polres Jember, Kamis (6/5/2021). 

Reporter : Sri Wahyunik | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Aktivis di Kabupaten Jember yang tergabung dalam Gerakan Peduli Perempuan (GPP) mengapresiasi kinerja penyidik Unit PPA Satuan Reserse dan Kriminal Polres Jember yang menangani kasus pencabulan anak dengan tersangka dosen Universitas Jember berinisial RH.

Aktivis GPP menyerahkan buket bunga kepada penyidik Satreskrim Polres Jember, Kamis (6/5/2021).

Penyerahan buket bunga dilakukan usai rilis penetapan penahanan RH oleh penyidik. Rilis itu dipimpin oleh Wakapolres Jember Kompol Kadek Ary Mahardika.

Usai Kadek menutup rilis tersebut, dan RH kembali ke Rutan Polres Jember, para aktivis GPP mendatangi penyidik. Mereka menyerahkan buket bunga, satu di antaranya diberikan kepada Kanit PPA Satreskrim Polres Jember Iptu Dyah Vitasari.

Sekretaris GPP Jember Suminah mengatakan, pihaknya mengapresiasi kinerja penyidik Satreskrim POlres Jember dalam penanganan kasus pencabulan dosen kepada keponakan tersebut.

"Kami sangat mengapresiasi kerja penyidik, sampai akhirnya RH ditahan. Kami mengapresiasi proses penyidikan kasus ini. Penyidik telah bekerja keras dan jujur," tegas Mimin, panggilan akrab Suminah kepada TribunJatim.com.

Baca juga: Modus Terapi Kangker Payudara, Dosen Universitas Jember Ditahan Atas Kasus Pencabulan

Aktivis GPP berharap kasus tersebut berjalan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

"Pelaku juga mendapatkan hukuman setimpal," tegas Mimin.

Penanganan kasus itu, lanjut Mimin, diharapkan bisa memberikan pelajaran supaya tidak ada lagi tindakan kekerasan seksual di Jember, terutama di lembaga pendidikan.

"Semoga tidak terjadi lagi kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan di Jember, termasuk di lembaga pendidikan. Tidak hanya kekerasan seksual, namun juga segala bentuk tindakan kekerasan," tegas guru sebuah SMP negeri di Jember itu kepada TribunJatim.com.

Seperti diberitakan, penyidik Satreskrim Polres Jember menahan dosen Unej RH yang menjadi tersangka kasus pencabulan terhadap anak. Anak yang diduga dicabuli itu keponakan RH sendiri. Pencabulan dilakukan dua kali, dan dilaporkan ke Polres Jember di akhir Maret kemarin.

Berita tentang Kasus Pencabulan

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved