Breaking News:

Berita Gresik

Wawancara Ekslusif Dengan Bupati Gresik Gus Yani

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani memang baru dua bulan duduk di kursi orang nomor satu di Kabupaten Gresik bersama wakilnya, Aminatun Habibah.

Willy Abraham/Tribunjatim
Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Wapemred Harian Surya bapak Tri Mulyono 

Reporter : Willy abraham | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani memang baru dua bulan duduk di kursi orang nomor satu di Kabupaten Gresik bersama wakilnya, Aminatun Habibah.

Bupati termuda sepanjang sejarah di Gresik ini ternyata memiliki sosok wanita yang paling berjasa hingga detik ini.

Masih berusia 35 tahun, dengan latar belakang seorang pengusaha. Pria yang kerap disapa Gus Yani awalnya tidak menyangka bakal memegang tongkat komando di Kabupaten Gresik. Seperti apa perjalanan Gus Yani hingga menjadi Bupati ?

Berikut wawancara Wakil Pimpinan Redaksi/Penanggung Jawab Harian Surya, Tri Mulyono dengan Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani:

Tanggal 26 Februari 2021, Gus Yani dilantik sebagai Bupati Gresik, sebagai tokoh muda dengan gebrakan dan gagasan. Sejauh ini, terobosan apa yang sudah, sedang dan terus dilakukan untuk kemajuan Gresik ini ?

Alhamdulilah, tanggal 26 Februari tuhan meridhoi saya beserta Hj Aminatun Habibah dilantik Bupati dan Wakil Bupati Gresik bersama sahabat-sahabat lain dilantik sebagai kepala daerah di Jawa Timur. Kami selalu memberikan warna baru, nafas baru, seorang pemimpin baru. Tentunya butuh satu gagasan boleh dibilang masyarakat lihat dobrakan-dobrakan dari kami. Intinya kami mengajak seluruh struktur pemerintahan baik asisten, kepala dinas, sampai di tingkat desa, kepala desa sampai di tingkat bawah. Kami mengajak bahwasannya pola piker, pola kerja, mindset yang harus kita rubah, mindset sebagai pejabat daerah, mindset sebagai kepala dinas, camat dan semuanya. Walaupun sebagai pejabat negara kita punya fungsi dan kewajiban yaitu melayani masyarakat. Melayani ini harus benar-benar kadang SDM kita sudah lupa, bahwa tugas pemimpin itu melayani. Kita sangat rindu satu figure pemimpin memberikan contoh bukan hanya sekadar memberikan arahan saja.

Sejumlah program sudah dicanangkan untuk 99 hari. Mulai dari pemerataan air bersih, Bayi Lahir pulang langsung bawa akta, seribu hafidz dan masih banyak lagi. Sejauh ini bagaimana pelaksanaannya ?

Saya berangkat bersama Hj Aminatun Habibah berangkat, berawal dari persoalan-persoalan yang belum terselesaikan di dalam pemerintahan-pemerintahan sebelumnya. Setelah kami dilantik, saya bercanda dengan Bu min masa kampanye kita begitu aktif bahkan terekam teman-teman Bawaslu.

Selama masa kampanye kita bisa keliling di 186 titik, berarti setelah dilantik kita juga harus lari kencang. Kita sampaikan ke masyarakat kita berangkat dari persoalan yang belum terselesaikan.

Halaman
1234
Penulis: Willy Abraham
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved