Breaking News:

Berita Malang

10 Pengemudi Rapid Test Antigen di Pos Exit Tol Madyopuro, Labkesda Ingatkan: Bawa Surat Kelengkapan

Hari ketiga larangan mudik Lebaran 2021 di Pos pengamanan dan penyekatan Exit Tol Madyopuro, masih ada yang lupa tidak bawa hasil negatif Covid-19.

TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Suasana kegiatan rapid test antigen di pos pengamanan dan penyekatan Exit Tol Madyopuro, Sabtu (8/5/2021). 

Reporter: Kukuh Kurniawan | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Hari ketiga larangan mudik Lebaran 2021 pada Sabtu (8/5/2021), tampaknya banyak masyarakat yang masih lupa tidak membawa berbagai persyaratan untuk melakukan mobilisasi.

Dari data yang didapat TribunJatim.com di pos pengamanan dan penyekatan Exit Tol Madyopuro, ada 10 orang, baik pengemudi dan penumpang mobil tidak membawa surat keterangan negatif virus Corona ( Covid 19 ).

Padahal surat keterangan negatif Covid 19 merupakan salah satu syarat penting untuk melakukan mobilisasi, selama masa larangan mudik Lebaran 2021.

"Sehingga ke 10 orang tersebut, kami lakukan pemeriksaan rapid test antigen di tempat. Dan hasilnya, negatif semua. Setelah dilakukan pemeriksaan rapid test antigen, ke 10 orang tersebut diperbolehkan melanjutkan perjalanan," ujar Kepala UPT Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Malang, Sukardi kepada TribunJatim.com, Sabtu (8/5/2021).

Baca juga: Di Pintu Tol Malang Banyak Pekerja Tak Bawa Hasil Swab Antigen, Dishub: Senin Depan, Putar Balik

Dirinya menjelaskan, rapid test antigen di pos penyekatan Exit Tol Madyopuro dikhususkan bagi pengemudi dan penumpang mobil yang tidak membawa surat keterangan negatif Covid 19.

"Misalnya berasal dari luar Rayon II Malang Raya, tetapi tidak dapat menunjukkan surat hasil rapid test, maka kami rapid disini (pos penyekatan Exit Tol Madyopuro). Atau masyarakat dari Rayon II Malang Raya, untuk menjaga keamanan Kota Malang, maka bisa kami rapid test antigen dengan tujuan screening," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga mengimbau kepada masyarakat, apabila melaksanakan mobilisasi selama masa larangan mudik Lebaean 2021, harus membawa berbagai surat kelengkapan yang diperlukan.

Baca juga: Danrem 083/BDJ Bersama Kapolresta Malang Tinjau Pemeriksaan dan Penyekatan Exit Tol Madyopuro

"Sesuai dengan Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan Covid 19 Nomor 13 Tahun 2021, ada beberapa yang dikecualikan untuk melakukan mobilisasi selama masa larangan mudik. Misalnya ibu hamil harus ada pendamping, orang sakit, dan beberapa kepentingan dinas," terangnya.

Bagi masyarakat yang melakukan mobilisasi selama masa larangan mudik, harus memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) dan surat keterangan negatif Covid 19.

"Kalau SIKM bagi ASN, TNI, Polri, bentuknya adalah surat tugas dari pimpinan, dari atasan minimal eselon dua. Kalau untuk pegawai BUMD dan BUMN, SIKM nya berasal dari pimpinan BUMN atau BUMD. Sedangkan bagi masyarakat umum, harus ada surat pengantar dari lurah atau kepala desa," pungkasnya.

Berita tentang Malang

Berita tentang mudik Lebaran 2021

Berita tentang Jawa Timur

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved