Breaking News:

Berita Mojokerto

Catat!Rekayasa Lalin Jadi Satu Arah di Kota Mojokerto Selama Larangan Mudik Lebaran

Satlantas Polres Mojokerto Kota mulai memberlakukan kebijakan rekayasa lalu lintas jalur satu arah di sejumlah jalan protokol Kota Mojokerto

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Januar Adi Sagita
TribunJatim.com/ M Romadoni
Ilustrasi rekayasa lalu lintas di Mojokerto 

Reporter: Mohammad Romadoni | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Satlantas Polres Mojokerto Kota mulai memberlakukan kebijakan rekayasa lalu lintas jalur satu arah di sejumlah jalan protokol Kota Mojokerto.

Penerapan rekayasa lalu lintas ini dilakukan menyusul keluhan dari masyarakat dan berdasarkan kajian di lapangan terkait kepadatan kendaraan yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Kasatlantas Polres Mojokerto Kota, AKP Fitria Wijayanti menjelaskan rekayasa lalu lintas ini diprioritaskan pada dua jalur yang seringkali menimbulkan kerumunan dan kepadatan kendaraan khususnya di sekitar kawasan pusat perbelanjaan.

Adapun rekayasa lalu lintas yakni mengubah jalur dua arah menjadi satu arah di kawasan pusat perbelanjaan Sanrio Jalan Bhayangkara dan kawasan pertokoan di Jalan PB Sudirman.

Baca juga: Breaking News- Mantan Bupati Lamongan Dua Periode  Berpulang

"Rekayasa lalu lintas jalan satu arah sudah diberlakukan dan sifatnya sementara hingga setelah Idul Fitri," ungkapnya, Sabtu (8/5/2021).

Mekanisme rekayasa lalu lintas yaitu kendaraan melalui Jalan Bhayangkara dari sisi timur atau Kantor Satpol PP Kota dialihkan dari simpang tiga (Sanri) belok ke kanan menuju jalur satu arah Jl. Panglima Sudirman.

Sebaliknya, kendaraan dari arah barat atau Stasiun Kota Mojokerto dilarang lurus ke Jalan Bhayangkara namun
dialihkan menuju jalan Jl. Panglima Sudirman.

Pihak Kepolisian Satlantas Polresta Mojokerto bersama Satpol PP dan Dishub memasang Water Warrier dan pagar pagar pembatas jalan portable di simpang tiga Jl.Bhayangkara.

Sedangkan, pengalihan arus lalu lintas diberlakukan selama satu kali 24 jam hingga dua pekan kedepan.

"Kendaraan sangat padat sehingga mengakibatkan kemacetan dan kerumunan apakah di sekitar Sanrio sehingga diterapkan pengalihan arus menjadi satu jalur," ucap Fitria.

Fitria menyebut rekayasa lalu lintas satu arah ini merupakan antisipasi terkait peningkatan mobilitas masyarakat saat menjelang berbuka puasa dan Idul Fitri 2021. Dia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudik lebaran dan tetap tertib berlalu lintas menerapkan Prokes lantaran Pandemi Covid belum berakhir.

"Masyarakat tetap menerapkan Prokes saat beraktivitas di luar rumah dan terpenting patuh imbauan pemerintah terkait larangan mudik," terangnya. (don/ Mohammad Romadoni).

Kumpulan berita Mojokerto terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved