Breaking News:

Berita Lamongan

Bupati Yuhronur: BUMDes Harus Jadi Pendorong Kebangkitan Ekonomi Lamongan di Masa Pandemi

Upaya Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi untuk menggairahkan kebangkitan ekonomi di Lamongan terus digalakkan dengan berbagai terobosan di masa Pandemi

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/Hanif
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi meresmikan BUMDesma Kecamatan Pucuk. Hanuf Manshuri 

Reporter: Hanif Manshuri I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Upaya Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi untuk menggairahkan kebangkitan ekonomi di Lamongan terus digalakkan dengan berbagai terobosan di masa Pandemi Covid -19 ini.

"Saat ini terdapat dua hal yang harus dihadapi yakni pandemi Covid-19 dan turunnya pertumbuhan ekonomi,"kata Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, Minggu (9/5/2021).

Keberadaan BUMDes, misalnya, juga harus menjadi pendorong kebangkitan ekonomi selama pandemi. Seperti yang sedang dilakukan BUMDesma Kecamatan Pucuk yang baru ia resmikan dua hari lalu,

BUMDesma ini akan bisa menjadi pionir untuk membangkikan perekonomian di wilayahnya dengan dibukanya toko modern yang bisa menampung produk UMKM.

"Kemarin yang saya resmikan, BUMdes di Kecamatan Pucuk, "kata Yuhronur.

Diungkapkan, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lamongan sebelumnya mencapai 5,5% dan saat pandemi turun menjadi -2,65%.

Kondisi ini yang mengharuskan untuk berusaha menggeliatkan perekonomian khususnya industri kecil menengah (IKM) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). "Salahsatunya melalui BUMDes," katanya.

Bupati Yuhronur mengungkapkan bahwa BUMDes mempunyai peran sebagai fasilitasi pemasaran produk hasil IKM dan UMKM, berperan penting dalam perputaran uang masyarakat yang selanjutnya melalui multiplier effectnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masa pandemi.

Oleh karenanya Beliau juga selalu mendukung kegiatan ini sebagai salah satu solusi menggairahkan perekonomian Kabupaten Lamongan.

Dan pada kesempatan yang sama Yuhronur  berpesan kepada seluruh masyarakat agar tetap melaksanakan protokol kesehatan dan patuh pada imbauan pemerintah pusat untuk tidak melakukan mudik lebaran.

“Kabupaten Lamongan telah masuk zona kuning meskipun begitu protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan jangan sampai momen lebaran membuat kita lengah karena Covid 19 masih ada,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved