Breaking News:

Berita Banyuwangi

Guru Ngaji se-Banyuwangi Terima Insentif Rp 8,7 Miliar, Juga Disiapkan untuk Semua Agama

Pemkab Banyuwangi mulai menyalurkan insentif bagi guru ngaji sebesar Rp 8,7 miliar. Bupati Ipuk Fiestiandani: disiapkan untuk semua agama.

Penulis: Haorrahman
Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM/HAORRAHMAN
Insentif guru ngaji diserahkan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani kepada sejumlah perwakilan di Pendopo Sabha Swagata, Minggu (9/5/2021). 

Reporter: Haorrahmahn | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Pemkab Banyuwangi mulai menyalurkan insentif bagi guru ngaji sebesar Rp. 8,7 miliar.

Insentif tersebut diberikan kepada 12.373 guru ngaji se-Banyuwangi. 

Insentif diserahkan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani kepada sejumlah perwakilan guru ngaji di Pendopo Sabha Swagata, Minggu (9/5/2021).

Ipuk mengatakan, Pemkab Banyuwangi terus menyalurkan insentif bagi guru ngaji setiap tahunnya, sebagai bentuk terima kasih atas perannya dalam dunia pendidikan.

Selain memberi pendidikan agama, guru ngaji berperan penting membentuk karakter anak.

“Dedikasi guru ngaji selama ini sangat luar biasa. Di TPQ, di kampung-kampung, beliau-beliau mendidik anak-anak mulai usia pra sekolah. Bukan hanya tentang cara mengaji, tapi juga soal karakter,” ujar Ipuk.

Baca juga: Jelang Idul Fitri 1442 H, Gurubansa Salurkan Kado Ramadan untuk Guru Ngaji Kampung di Kediri

“Tentu berapa pun besar insentif yang diberikan tidak akan sebanding dengan jasa bapak/ibu guru ngaji. Kami mohon maaf, semoga ke depan ada kenaikan kemampuan fiskal daerah sehingga bisa meningkatkan nilai insentif,” imbuh Ipuk.

Ipuk juga meminta tolong kepada guru ngaji untuk menanamkan dua hal kepada anak didiknya.

Pertama, mengajak anak didiknya untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved