Breaking News:

Berita Kediri

Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Pemkab Kediri Tegas Larang Kegiatan Takbir Keliling

Menjelang berakhirnya  bulan suci Ramadhan 2021, Pemerintah Kabupaten Kediri melarang kegiatan takbir keliling

Penulis: Farid Mukarrom
Editor: Januar Adi Sagita
TRIBUNJATIM.COM/FARID MUKARROM
Sekertaris Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kediri Slamet Turmudi saat dikonfirmasi di Kantor BPBD Jumat (23/4/2021) 

Reporter: Farid Mukarrom | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Menjelang berakhirnya  bulan suci Ramadhan 2021, Pemerintah Kabupaten Kediri melarang kegiatan takbir keliling.

Tujuan kebijakan ini dilakukan karena masih dalam masa pandemi Covid-19.

Seperti diketahui sebelumnya bahwa kegiatan, takbir keliling ini merupakan salah satu tradisi masyarakat Indonesia saat menyambut datangnya bulan Syawal atau malam hari raya Idul Fitri.

Sebelum masa pandemi Covid-19, masyarakat biasanya melakukan kegiatan keliling jalan dan kampung sambil melafalkan takbir.

Akan tetapi karena saat ini dalam masa pandemi, Pemerintah Kabupaten Kediri secara tegas melarang kegiatan takbir keliling untuk hindari risiko penularan Covid-19.

Slamet Turmudi Sekertaris Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kediri mengatakan bahwa pihaknya sedang melakukan koordinasi dengan pihak Satpol PP dan kepolisian, untuk antisipasi warga yang melakukan takbir keliling.

Baca juga: Sejumlah Harga Bahan Pokok di Gresik Terpantau Turun Jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H

"Jelas dilarang untuk melakukan takbiran keliling. Karena di sana juga jelas ada kerumunan. Warga bisa merayakan malam takbiran di rumah masing-masing bersama keluarga," ujarnya kepada SURYA.co.id Minggu (9/5/2021).

Menurut Slamet Turmudi bahwa kasus Covid-19 di Kabupaten Kediri masih ada dan penyebarannya sudah mulai bisa dikendalikan. Ia tak ingin dengan adanya kegiatan takbir keliling akan menjadi kluster baru penularan Covid-19.

Imbauan mengenai Solat Hari Raya Idul Fitri

Sementara Itu Slamet Turmudi menjelaskan bahwa pihaknya mengimbau masyarakat bisa melaksanakan solat Idul Fitri di rumah masing-masing.

Menurut Slamet penjelasan berdasarkan surat edaran Kementerian Agama bahwa lokasi RT yang berada di zona kuning atau hijau bisa melaksanakan solat Idul Fitri di masjid dengan kapasitas maksimal 50 persen.

"Akan tetapi dari kami Satgas Covid-19 Kabupaten Kediri mengambil sikap, mengimbau masyarakat agar melaksanakan ibadah di rumah masing-masing. Agar hindari risiko penularan Covid-19," ujarnya.

Slamet juga mengimbau agar masyarakat terus patuhi protokol kesehatan dan tidak melakukan mudik saat hari Raya Idul Fitri 2021.

Kumpulan berita Kediri terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved