Breaking News:

Berita Malang

Pemkot Malang Beri Lampu Hijau Pelaksanaan Salat Idul Fitri di Masjid dan Lapangan, Ini Syaratnya

Pemerintah Kota Malang memberikan lampu hijau bagi pelaksanaan salat Idul Fitri (Salat Id). Artinya, pelaksanaan Salat Id dapat digelar di masjid dan

surya/edgar
Wali Kota Malang, Sutiaji saat menjawab pertanyaan dari media 

Reporter : Kukuh Kurniawan I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pemerintah Kota Malang memberikan lampu hijau bagi pelaksanaan salat Idul Fitri (Salat Id). Artinya, pelaksanaan Salat Id dapat digelar di masjid dan lapangan terbuka.

Namun karena dalam situasi pandemi Covid-19, masyarakat yang melaksanakan Salat Id harus mengikuti syarat-syarat yang ditetapkan.

Hal tersebut telah diatur dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Malang No 21 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Ibadah Salat Idul Fitri tahun 1442 H Tahun 2021 dalam Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19.

Adapun, isi dari SE tersebut mengatur tentang penyelenggaraan salat Idul Fitri 1442 H. Di mana masyarakat diperbolehkan melaksanakannya di masjid atau lapangan terbuka. Namun, harus memperhatikan protokol kesehatan secara ketat.

"Bagi masyarakat yang menjalankan ibadah salat Idul Fitri, agar dilaksanakan di tempat lingkungan terdekat," ujar Wali Kota Malang, Sutiaji kepada TribunJatim.com, Minggu (9/5/2021).

Selain itu, syarat pengelola area tempat pelaksanaan salat Idul Fitri juga harus diatur.

Selain wajib menyediakan alat ukur suhu, tempat cuci tangan, hingga pembatasan jarak minimal 1 meter, di area tempat salat harus menyiapkan petugas untuk melakukan dan mengawasi penerapan protokol kesehatan.

"Sebelum dimulainya kegiatan, juga harus dilakukan pembersihan dengan disinfektan di area tempat pelaksanaan. Kemudian, membatasi jumlah pintu atau jalur keluar masuk tempat pelaksanaan. Guna memudahkan penerapan dan pengawasan protokol kesehatan," jelasnya.

Apabila ditemukan jemaah dengan suhu tubuh lebih dari 37,3 derajat celcius dalam dua kali pemeriksaan dengan jangka waktu 5 menit, maka jemaah tersebut tidak diperkenankan memasuki area tempat pelaksanaan ibadah.

Halaman
12
Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Ndaru Wijayanto
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved