Breaking News:

KPK OTT Bupati Nganjuk

Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidhayat Kena OTT, DPRD Dimungkinkan Batalkan Hak Interpelasi

Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidhayat kena OTT oleh Bareskrim Polri. DPRD dimungkinkan batalkan hak interpelasi.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM/ACHMAD AMRU MUIZ
Tiga ruang admin mutasi Kantor BKD Kabupaten Nganjuk disegel pasca OTT KPK Bupati Nganjuk, Senin (10/5/2021). 

Reporter: Achmad Amru Muiz | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Terjadinya Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidhayat oleh Bareskrim Polri akan berdampak pada hak interpelasi DPRD Nganjuk.

Ini dimungkinkan DPRD Nganjuk akan mencabut hak interpelasi, apabila Bupati Nganjuk dipastikan menjadi tersangka dalam kasus yang ditangani Bareskrim Polri.

Salah satu perumus Hak Interpelasi DPRD Nganjuk, Maryanto mengatakan, hak Interpelasi dari DPRD ditujukan untuk Bupati Novi Rahman Hidhayat.

Dengan demikian dirasa tidak relevan lagi bila hak interpelasi tersbut ditujukan kepada pejabat penggantinya.

Baca juga: KPK OTT Bupati Nganjuk, PKB dan PDIP Sama-sama Tak Akui Novi Rahman Hidhayat Sebagai Kader

"Mungkin nanti pencabutan hak interpelasi dilakukan setelah ada kepastian dari status pidana Bupati Nganjuk saat ini," kata Maryanto, Senin (10/5/2021).

Dijelaskan Maryanto, hak interpelasi tersebut ditujukan kepada Bupati Nganjuk yang mengeluarkan Perbup nomor 11 tahun 2021 tentang pengisian perangkat desa.

Dimana DPRD merasa Perbup tersebut ada yang tidak sesuai dengan aturan yang ada di atasnya.

Namun, ungkap Maryanto, bila pejabat Bupati Nganjuk diganti dan bersedia mencabut Perbup kontroversial tersebut maka hak interpelasi sudah tidak sesuai lagi dengan kondisi yang ada.

"Itu kemungkinan yang terjadi dengan hak interpelasi DPRD Nganjuk. Tetapi ditunggu sajalah bagaimana perkembangan yang terjadi," tutur Maryanto.

Berita tentang Nganjuk

Berita tentang Bupati Novi Rahman Hidhayat

Berita tentang KPK OTT Bupati Nganjuk

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved