Breaking News:

Berita Surabaya

Ingatkan Patuhi Prokes Saat Salat Ied, Wali Kota Eri Cahyadi: Hindari Salaman, Fokus Ibadah

Warga Kota Surabaya bisa melakukan ibadah Salat Idul Fitri 1442 H. Wali Kota Eri Cahyadi ingatkan protokol kesehatan tetap harus dipatuhi. 

SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Masjid Nasional Al Akbar Surabaya. 

Reporter: Bobby Constantine Koloway | Editor: Heftys Suud

TRIBUNAJTIM.COM, SURABAYA - Warga Kota Surabaya bisa melakukan ibadah Salat Idul Fitri 1442 H (Salat Ied)  secara berjamaah di lapangan maupun masjid.

Sekalipun demikian, ada sejumlah protokol kesehatan tetap harus dipatuhi. 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan, pihaknya akan segera mengeluarkan Surat Edaran (SE). SE ini menindaklanjuti SE dari pemerintah provinsi yang ditandatangani Gubernur Khofifah Indar Parawansa

Sebelumnya, Forkopimda Jatim bersama perwakilan Kementerian Agama dan Pemerintah Daerah telah mematangkan mekanisme ini.

Diantaranya, mempersempit definisi zonasi, dari yang awalnya pemerintah daerah menjadi kelurahan. 

Bagi zona kelurahan yang masuk zona hijau, kuning, dan oranye bisa tetap melaksanakan Salat Idul Fitri 1442 H berjamaah di masjid dan lapangan.

Di zona hijau dan kuning, maksimal jemaah 50 persen dari kapasitas. 

Baca juga: Tempat Wisata di Surabaya Buka Saat Idul Fitri 1442 H, Wawali Cak Ji Minta Penguatan Prokes

Berbeda halnya dengan zona Oranye. Pemkot mengutip edaran dari Pemrov memang memperbolehkan pelaksanaan sholat Ied di zona oranye, sekali pun dengan jumlah jemaah yang lebih sedikit, 15 persen dari kapasitas. 

"Alhamdulillah, di Surabaya Salat Ied secara berjemaah bisa di Masjid. Sebagai catatan, tetap ada protokol kesehatan, termasuk pembatasan jumlah jemaah," kata Cak Eri. 

Halaman
123
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved