Breaking News:

Berita Kampus Surabaya

Mahasiswa Asal Timor Leste Juarai Lomba Essay dengan Go-IELTS

Victor Da Costa Monteiro untuk mengikuti lomba essay tingkat nasional Sharia Accounting Event Days (SACVEDS) yang diadakan oleh IAIN Madura.

Penulis: Zainal Arif | Editor: Yoni Iskandar
istimewa
Victor Da Costa Monteiro Mahasiswa Akutansi Universitas Narotama Surabaya Meraih Juara 1 pada lomba essay tingkat nasional Sharia Accounting Event Days (SACVEDS) yang diadakan oleh Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura, Senin (10/5/2021). 

Reporter : Zainal Arif | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Keterbatasan bahasa tidak menghalangi Victor Da Costa Monteiro untuk mengikuti lomba essay tingkat nasional Sharia Accounting Event Days (SACVEDS) yang diadakan oleh IAIN Madura.

Pasalnya Victor merupakan mahasiswa yang berasal dari Timor Leste. Tentu untuk bisa mempresentasikan ide ke dalam bahasa Indonesia menjadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa Akuntansi Universitas Narotama ini.

Meski demikian, Victor ternyata berhasil membawa pulang piala juara 1 dalam kompetisi tersebut. Ia mengangkat essay tentang apa yang membantu mahasiswa mendapatkan beasiswa luar negeri.

“Essay ini mengangkat masalah yang bisa dikatakan jarang diperhatikan oleh banyak orang, namun menjadi sebuah hal penting bagi mahasiswa atau siapapun yang memiliki keinginan untuk mendapatkan beasiswa seperti LPDP, Chevening Scholarsip, Fulbright Scholarship dan lainnya,” ujar Victor kepada SURYA.co.id, Senin (10/5/2021).

Untuk mendapatkan beasiswa-beasiswa impian tersebut, semua mahasiswa luar negeri harus memiliki skor IELTS (International English Language Testing System) yang cukup sesuai syarat.

Namun, kebanyakan tempat kursus dan tes IELTS menarik biaya yang sangat mahal dan menghambat banyak orang yang memiliki kendala finansial.

Baca juga: Dua Mahasiswa Afganistan Dapat Kesempatan Kuliah di Unisma Lewat Jalur Beasiswa

“Jadi di essay ini, saya menghadirkan sebuah solusi yang saya namakan Go-IELTS. Go-IELTS ini merupakan aplikasi yang didesain khusus untuk pembelajaran dan uji IELTS. Aplikasi ini telah menyediakan materi dan ujian IELTS sesuai standar IELTS (listening, reading, writing, speaking),” ungkap pria kelahiran 11 Agustus 1998 itu.

Materi dalam aplikasi Go-IELTS, lanjut Victor, dapat berupa video, teks dan soal-soal latihan. Saat memasuki aplikasi, terdapat pre-test dan post-test.

“Aplikasi ini juga menyediakan fitur yang menyediakan e-certificate setelah pengguna melakukan pre dan post test dan terdapat room chat yang dapat digunakan oleh para pengguna untuk berdiskusi. Sehingga, Go-IELTS bisa menjadi solusi untuk kita yang terkendala finansial agar dapat mengejar impian,” katanya.

Victor sebenarnya sedikit bingung kenapa dia bisa menjadi juara 1 dalam lomba essay kali ini, karena presentasi peserta dan finalis lainnya yang juga bagus dan ide mereka yang menarik.

“Semua peserta berangkat dengan tim yang terdiri dari 2-3 orang, tapi saya berangkat sendiri dan mahasiswa asing. Tapi karena juri menyukai permasalahan yang saya angkat dalam karya ini beserta solusi yang saya tawarkan, mungkin itu yang bisa membuat saya meraih juara 1,” ujarnya kepada TribunJatim.com.

Victor pun merasa senang dan bersyukur dengan prestasinya, dan mengaku akan terus meningkatkan pengetahuan dan kemampuannya agar bisa mengikuti kompetisi-kompetisi lain.

“Saya memiliki target yang lebih besar dibandingkan sebelumnya. Jadi target saya berikutnya adalah untuk menulis artikel ilmiah yang dapat diterima untuk diterbitkan, menjuarai lomba karya tulis ilmiah nasional dan mengikuti lomba artikel ilmiah internasional,” tutupnya.

Berita tentang Narotama

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved