Breaking News:

Berita Ponorogo

Marak Pengambilan Paksa Jenazah, Satgas Penanganan Covid-19 Harus Tegas

DPRD Ponorogo meminta Satgas Penanganan Covid-19 bersikap lebih tegas terhadap oknum pelanggar protokol kesehatan.

istimewa
Ilustrasi Pemakaman Jenazah Covid-19 

Reporter : Sofyan Arif Candra | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - DPRD Ponorogo meminta Satgas Penanganan Covid-19 bersikap lebih tegas terhadap oknum pelanggar protokol kesehatan.

Hal ini menanggapi munculnya dua kasus pengambilan paksa jenazah pasien covid 19 oleh keluarga pasien dari rumah sakit.

Wakil Ketua DPRD Ponorogo, Dwi Agus Prayitno, mengatakan sikap tegas ini harus ditunjukkan agar kejadian serupa tidak terulang.

"Banyak masyarakat yang belum paham tentang bahaya Covid-19 untuk itu satgas penanganan covid 19 kabupaten harus memberikan edukasi," kata Kang Wi, sapaan akrab Dwi Agus Prayitno kepada TribunJatim.com, Senin (10/5/2021).

Menurut Kang Wi, pengambilan jenazah covid 19 cukup membahayakan bagi keluarga yang mengambil dan lingkungan sekitar.

Pihaknya meminta koordinasi antara instansi terkait harus lebih diintensifkan.

"Misalnya jika ada gelagat pengambilan paksa jenazah covid 19 oleh keluarga maka pihak rumah sakit harus langsung menghubungi kepolisian," jelas politisi PKB ini.

Baca juga: Lagi, Keluarga di Ponorogo Jemput Jenazah Covid-19, Pilih Makamkan Sendiri

Dengan datangnya personil kepolisian diharapkan pengambilan paksa jenazah bisa dibatalkan.

"Sosialisasi bahaya covid 19 harus digalakkan, apalagi ini mendekati Idul Fitri. Meskipun silahturahmi dibatasi namun potensi berkerumun akan tetap terjadi," pungkasnya.

Berita tetang jenazah

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved